Berita Viral
Klarifikasi JK soal Isu Kredit Rp30 Triliun Memantik Revolusi Energi: PLTA Kalla vs PLTS Prabowo
Dalam pernyataannya, JK mengakui bahwa perusahaan Kalla Group memang memiliki pinjaman perbankan dengan nilai besar, yakni sekitar Rp30 triliun.
Pernyataan Jusuf Kalla yang menegaskan bahwa jika perusahaannya berhenti menyediakan listrik maka sebagian wilayah Sulawesi dan Sumatera akan gelap, langsung memantik respons politik dan kebijakan energi.
Presiden Prabowo Subianto langsung bergerak cepat dengan menargetkan percepatan transisi energi dengan mengganti pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang selama ini menopang daerah-daerah terpencil dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala raksasa.
Langkah revolusi energi ini dibahas Presiden Prabowo dalam rapat terbatas dengan sejumlah menterinya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Dikutip dari Tribunnews.com, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Brian Yuliarto, mengungkapkan bahwa kolaborasi lintas sektor termasuk badan pengelola investasi Danantara dan pihak akademisi telah mematangkan cetak biru untuk proyek ambisius tersebut.
“Evaluasi terkait beberapa program terutama tadi bersama Danantara kaitannya dengan program PLTS 100 Giga,” ujar Brian setelah menghadiri rapat tersebut.
Ia menjelaskan instruksi Presiden Prabowo sangat jelas yaitu ketergantungan pada bahan bakar fosil, khususnya diesel, harus segera dipangkas.
Sebagai tahap awal, kata Brian, pemerintah membidik angka 10 gigawatt (GW) dari pembangkit diesel untuk dikonversi menjadi energi bersih dalam waktu dekat.
“Bapak Presiden menanyakan perkembangannya dan meminta agar itu dipercepat terutama untuk yang diesel. Jadi tadi dari hasil rapat yang sudah dilakukan antara Danantara, PLN dan juga para ahli di kementerian dan beberapa perguruan tinggi ditargetkan tahun ini 10 giga yang diesel,” jelasnya.
Selain mengganti mesin-mesin diesel yang selama ini menjadi tulang punggung listrik di berbagai wilayah terpencil, pemerintah juga melihat adanya ruang tambahan untuk memperkuat kapasitas energi terbarukan nasional. Berdasarkan kalkulasi teknis antara Kementerian ESDM, PLN, dan para pakar, total potensi instalasi PLTS yang bisa segera digarap mencapai 17 gigawatt.
“Itu bisa dikurangi kemudian yang lainnya juga akan ditambah kira-kira sampai 7 giga, jadi untuk saat ini dari perhitungan bersama-sama Kementerian ESDM, PLN, Danantara, dan juga beberapa ahli perguruan tinggi itu kira-kira 17 Giga bisa dilakukan instalasi PLTS,” ungkapnya.
Mengenai teknis di lapangan, Brian memastikan bahwa PT PLN (Persero) tetap memegang kendali sebagai ujung tombak eksekusi proyek. Seluruh penentuan lokasi dan implementasi infrastruktur akan diselaraskan dengan sistem kelistrikan nasional yang dikelola oleh perusahaan pelat merah tersebut. “Lokasinya nanti, semuanya dari PLN sebagai implementator program tersebut,” tutupnya dalam artikel Tribunnews.com dari yang berjudul Prabowo Menargetkan Ganti Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Dengan PLTS Raksasa.
Konteks Isu
- JK menegaskan peran Kalla Group: Kredit Rp30 triliun dipakai untuk membangun PLTA yang menyuplai listrik di Sulawesi dan Sumatera. Tanpa itu, wilayah bisa gelap.
- Prabowo merespons dengan strategi energi baru: Targetnya mengurangi ketergantungan pada PLTD yang mahal dan tidak ramah lingkungan, diganti dengan PLTS besar yang lebih murah dan mendukung energi hijau.
Strategi Energi Prabowo
- Mengurangi PLTD: PLTD selama ini jadi tulang punggung di daerah terpencil, tapi biaya operasional tinggi dan emisi besar.
- PLTS Raksasa: Dirancang untuk skala besar, bisa langsung menggantikan kapasitas PLTD di wilayah-wilayah yang rawan krisis listrik.
- Sinkronisasi dengan program energi hijau: Sejalan dengan agenda pemerintah sebelumnya, termasuk proyek PLTA yang digarap Kalla Group.
Dampak Kebijakan
- Diversifikasi energi: Tidak hanya bergantung pada PLTA, tapi juga PLTS sebagai sumber energi terbarukan.
- Kemandirian energi daerah: Wilayah terpencil tidak lagi bergantung pada pasokan BBM untuk PLTD.
- Politik energi: Pernyataan JK soal “gelapnya Sulawesi dan Sumatera” menjadi momentum bagi Prabowo untuk menunjukkan arah kebijakan energi yang lebih progresif.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: Apa Makna di Balik Pernyataan: Jokowi Jadi Presiden karena JK, Ini Tanggapan Pengamat
Baca juga: Respons Jokowi Jawab Klaim JK Jadikannya Presiden: Saya Orang Kampung, Bukan Siapa-siapa
| Ayah Tiri Bejat di Lamongan, Hamili Anaknya yang Masih Berusia 14 Tahun |
|
|---|
| RESPONS Abu Janda Dipolisikan Atas Tuduhan Provokasi Video Jusuf Kalla: Itu Dasar Benci dan Dendam |
|
|---|
| PERNYATAAN Lengkap dr Tifa Tolak Berdamai dengan Jokowi: Tetap Berdiri, Tetap Melawan Tanpa Kompromi |
|
|---|
| TERBARU Pernyataan Roy Suryo Sebut Jokowi Kalah Total, Tak Sudi Lakukan Restorative Justice |
|
|---|
| MAHASISWA Unsoed Disekap dan Dianiaya Teman Kampus Selama 2 Hari: Dikeroyok dan Disundut Rokok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/JK-DAN-PRABOWO-SOAL-REVOLUSI-ENERGI.jpg)