Berita Viral

Ayah Tiri Bejat di Lamongan, Hamili Anaknya yang Masih Berusia 14 Tahun

Seorang pria berusia 57 tahun, Nursan, warga Kecamatan Tikung, Lamongan, Jawa Timur, tega mencabuli anak tirinya

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA/ILUSTRASI
Seorang pria bernama Nursan, berusia 57 tahun, warga Kecamatan Tikung, Lamongan, Jawa Timur, tega mencabuli anak tirinya yang masih berusia 14 tahun hingga hamil. 

Ringkasan Berita:Kronologi Kasus Ayah Tiri Cabuli Anak hingga Hamil di Lamongan
  • Korban yang masih berusia 14 tahun itu mengungkapkan bahwa perbuatan bejat ayah tirinya itu telah berlangsung sejak 13 September 2025.
  • Pelaku tinggal satu rumah bersama korban dan ibunya.
  • Perbuatan itu terjadi berulang kali, rata-rata sekali dalam seminggu, hingga terakhir pada April 2026.
  • Korban sempat melawan pada awalnya, namun tak berdaya menghadapi ancaman.
  • Kini, korban tengah mengandung janin berusia 23 minggu.

 

TRIBUN-MEDAN.COM - Lamongan diguncang kabar memilukan.

Seorang pria berusia 57 tahun, Nursan, warga Kecamatan Tikung, Lamongan, Jawa Timur, tega mencabuli anak tirinya yang masih berusia 14 tahun hingga hamil.

Kasus ini baru terungkap setelah sang ibu mencurigai perubahan fisik anaknya yang masih duduk di bangku SMP ini dan membawanya ke Puskesmas Tikung.

Dari pemeriksaan medis, diketahui korban tengah mengandung janin berusia 23 minggu.

Kisah ini bermula dari naluri seorang ibu.

Ia merasa ada yang janggal ketika anaknya tidak lagi datang bulan.

Perut sang anak juga tampak membesar.

Kecurigaan itu mendorongnya membawa korban ke Puskesmas pada Jumat, 17 April 2026.

Hasil pemeriksaan medis membuat sang ibu terperanjat: anaknya hamil.

Ketika ditanya lebih lanjut, korban dengan penuh ketakutan mengaku bahwa pelaku adalah ayah tirinya sendiri.

Teror Sejak September 2025

Dalam pemeriksaan polisi, korban mengungkapkan bahwa perbuatan bejat itu telah berlangsung sejak 13 September 2025.

Pelaku yang tinggal satu rumah bersama korban dan ibunya, kerap memanfaatkan situasi untuk melancarkan aksi bejatnya.

Dengan bujuk rayu dan ancaman, ia menundukkan korban.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved