Berita Viral
FERDINAND HUTAHAEAN Tuduh Pihak yang Laporkan Jusuf Kalla Sudah Disusupi Kepentingan Politik
Politikus Ferdinand Hutahaean menuduh pihak yang melaporkan Jusuf Kalla ke Polisi atas istilah syahid sudah ditugangi aktor politik.
Laporan tersebut dilayangkan terkait pernyataan Jusuf Kalla dalam sebuah ceramah yang dinilai menimbulkan keresahan dan polemik di masyarakat, terutama di media sosial.
Ketua Umum GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, mengatakan laporan itu mewakili sekitar 19 lembaga Kristen dan organisasi masyarakat yang sebelumnya telah menggelar pertemuan di Sekretariat GAMKI, Jakarta.
Mereka sepakat membawa persoalan tersebut ke ranah hukum karena dianggap melukai perasaan umat Kristen.
“Kami dari Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia tadi datang melaporkan Bapak Jusuf Kalla. Kami hadir dari GAMKI, juga mewakili sekitar 19 lembaga Kristen dan organisasi masyarakat yang sebelumnya pada jam 5 sore sudah berkumpul di Sekretariat GAMKI di Jalan Cirebon," katanya.
Menurut Sahat, langkah hukum ditempuh agar polemik yang berkembang dapat diselesaikan melalui mekanisme hukum.
Pihaknya juga menyertakan sejumlah bukti, termasuk video yang beredar di media sosial, serta pasal-pasal yang menjadi dasar laporan.
"Kami melaporkan kepada Polda Metro Jaya, sehingga kemudian pernyataan ini yang sudah menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan di media sosial bisa lebih terarah untuk kemudian diselesaikan secara hukum," tutur dia.
Sahat menegaskan pelaporan itu justru ditempuh agar kegaduhan di media sosial tidak terus membesar dan persoalan dapat dipercayakan kepada aparat penegak hukum.
“Justru karena kita mengampuni, kita tidak mau kemudian ini menjadi kegaduhan di media sosial. Karena bahkan kita lihat di media sosial, Pak Jusuf Kalla itu kemudian dicerca, dimaki oleh banyak netizen. Sehingga kita letakkan ini di ranah hukum," ucap dia.
Di sisi lain, Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma, menyebut laporan dibuat karena konten yang beredar dinilai meresahkan.
Ia menegaskan ajaran Kristen dan Katolik tidak membenarkan kekerasan.
Stefanus berharap Jusuf Kalla segera memberikan klarifikasi dan permintaan maaf agar situasi tidak semakin meluas.
"Jadi kami melaporkan malam ini supaya suasana segera terkontrol dan tidak meluas. Harapan kami, sebagai tokoh bangsa, Bapak JK segera merespons ini dengan baik, paling tidak memberikan pernyataan terbuka, meminta maaf, dan kemudian mengklarifikasi semuanya," kata dia.
Ia juga menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan jaringan organisasi di daerah untuk membantu meredakan suasana.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi lanjutan dari Jusuf Kalla terkait laporan yang dilayangkan tersebut.
| NASIB Hery Susanto Ditangkap Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Jadi Ketua Ombudsman: Terima Suap Tambang |
|
|---|
| AKHIRNYA UI Beri Sanksi Berat Untuk 16 Mahasiswa Pelaku Pelecehan Mahasiswi dan Dosen: Dinonaktifkan |
|
|---|
| Beda Nasib Supriadi Napi Korupsi Rp233 M dan Petugas Rutan Usai Terciduk Nyantai Ngopi di Kafe |
|
|---|
| Oditurat Militer II-07 Jakarta Ungkap Motif Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus: Dendam Pribadi |
|
|---|
| SOSOK Idja Djajuli Kasubag Satpol PP Kota Bogor Gadaikan 14 SK Anggota ke Bank hingga Pinjol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/DUDUK-Perkara-Jusuf-Kalla-Disomasi-Ferdinand-Hutahaean-Bantah-Penistaan-Agama-Saat-Ceramah-di-UGM.jpg)