Perang AS dan Israel vs Iran

3 Hari AS Blokade Total Pelabuhan Iran, Teheran Kini Ajukan Proposal Baru soal Selat Hormuz

Pemerintah Iran dilaporkan menawarkan proposal baru dalam negosiasi dengan AS terkait situasi di Selat Hormuz.

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/WIKIMEDIA COMMONS
Pemerintah Iran dilaporkan menawarkan proposal baru dalam negosiasi dengan AS terkait situasi di Selat Hormuz. 

Selain itu, apakah semua kapal, termasuk yang terkait dengan Israel, akan diizinkan melintas dengan bebas. 

Pihak Gedung Putih dan Kementerian Luar Negeri Iran sendiri belum memberikan komentar resmi terkait perkembangan ini.

Sementara itu, sumber keamanan Barat menyebutkan bahwa proposal ini memang sedang dalam pengerjaan, meski belum jelas bagaimana respons dari Washington. 

Proposal ini dinilai sebagai langkah nyata pertama dari Teheran untuk menarik diri dari gagasan yang lebih agresif yang sempat muncul dalam beberapa pekan terakhir.

Sebelumnya, Iran sempat melontarkan ide untuk mengenakan biaya bagi kapal yang melintas atau memaksakan kedaulatan sepihak di selat tersebut. 

Langkah-langkah tersebut sempat dikecam oleh industri pelayaran global karena dianggap melanggar konvensi maritim dunia. 

Organisasi Maritim Internasional (IMO) bahkan secara tegas menolak ide pengenaan tol tersebut karena dinilai akan menciptakan preseden yang berbahaya. 

Jika terealisasi, tawaran Iran ini akan menjadi langkah awal untuk mengembalikan status quo pelayaran di Selat Hormuz yang telah berjalan selama puluhan tahun. 

Sistem pengaturan lalu lintas di selat ini sebenarnya telah diadopsi sejak tahun 1968 oleh badan pelayaran PBB melalui kesepakatan negara-negara kawasan, yang membagi koridor pelayaran melalui perairan Iran dan Oman.

Namun, sejak blokade AS terhadap kapal minyak Iran dimulai pada Senin (13/4/2026) lalu lintas pengiriman secara luas masih terpantau sepi. (*)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved