Perang AS dan Israel vs Iran
Mulai Malam Ini AS Blokade Penuh Selat Hormuz, Tutup Semua Akses Pelabuhan Iran
Eskalasi AS dan Iran makin memanas setelah Presiden Donald Trump mengumumkan blokade penuh di Selat Hormuz.
TRIBUN-MEDAN.com - Eskalasi Amerika Serikat (AS) dan Iran makin memanas setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan blokade penuh di Selat Hormuz.
Militer AS menyatakan akan mulai memblokade seluruh pelabuhan Iran hari ini pada pukul 14.00 GMT atau sekitar pukul 22.00 WIB.
Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak mentah global, sehingga setiap gangguan berpotensi berdampak luas.
Langkah ini diumumkan hanya sehari setelah pembicaraan damai AS–Iran di Islamabad runtuh tanpa kesepakatan, meski sebelumnya kedua pihak menyepakati gencatan senjata sementara.
Harga minyak melonjak menembus 100 dolar AS per barel, sementara pasar Asia melemah di tengah kekhawatiran gangguan pasokan global.
Respons IRGC
Islamic Revolutionary Guard Corps memperingatkan kapal militer yang mendekati Selat Hormuz akan dianggap melanggar gencatan senjata dan akan “ditindak tegas”.
IRGC menegaskan Iran menguasai penuh selat tersebut dan memperingatkan pasukan AS berisiko terjebak dalam “pusaran maut”.
Kepala Angkatan Laut Shahram Irani menyebut ancaman Washington “konyol”, sementara Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menuduh AS menggagalkan kesepakatan yang “hampir tercapai” di Islamabad.
Ketua parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan Iran tidak akan mundur, dan pejabat senior Mohsen Rezaee menyebut rencana AS “akan gagal”.
Baca juga: Prabowo Subianto Disebut Anti Kritik, Usman Hamid Singgung Pernyataan Seskab soal Inflasi Pengamat
Sementara itu, Komando Pusat AS menyatakan angkatan laut akan menghentikan kapal mana pun yang menuju atau berasal dari Iran di Selat Hormuz.
Pelayaran ke pelabuhan non-Iran tidak akan diganggu.
"Pasukan Komando Pusat AS (Centcom) akan mulai menerapkan blokade terhadap seluruh lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran pada 13 April pukul 10 pagi (22.00 WIB), sesuai dengan proklamasi presiden," demikian pernyataan yang diunggah di platform perusahaan media sosial AS, X.
Presiden AS Donald Trump juga mengatakan kapal yang membayar bea masuk ke Iran dapat dicegat di perairan internasional, dan menegaskan tidak memprioritaskan kelanjutan negosiasi.
Trump mengatakan bahwa sejumlah negara akan membantu Washington dalam menerapkan blokade Selat Hormuz.
“Kami akan melakukan blokade. Ini akan memakan sedikit waktu, tetapi akan segera efektif,” ujarnya dalam wawancara dengan Fox News pada Minggu (12/4/2026), seperti dikutip Anadolu.
| 21 Jam Perundingan Iran dan AS Buntu, Wapres Vance Langsung Tinggalkan Pakistan |
|
|---|
| Nasib 2 Kapal PT Pertamina Setelah Iran Sepakat Gencatan Senjata, Bisa Lewat Selat Hormuz? |
|
|---|
| Ultimatum AS Dekati Deadline, Israel Larang Warga Iran Naik KA, Arab Saudi Tutup Jembatan King Fahd |
|
|---|
| Jelang Deadline Ultimatum Trump, Media Israel Laporkan Mojtaba Khamenei Kritis di Kota Qom |
|
|---|
| Trump Ingatkan Tenggat Waktu Ultimatum Buka Selat Hormuz, Ancam Hancurkan Iran dalam Satu Malam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapal-kontainer-CMA-CGM-Kribi-melintasi-Selat-Hormuz.jpg)