Makan Bergizi Gratis
KPK Akhirnya Atensi Motor Listrik BGN, Diimpor Bentuk CKD dari China dan Dirakit di Indonesia
Merespons pengadaan motor listrik ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memberikan atensi khusus.
Ia menjelaskan, pengadaan motor dilakukan secara bertahap dan pemesanan telah dimulai sejak pertengahan 2025.
“Pemesanan kendaraan dimulai sejak Juni 2025. Ini menunjukkan bahwa prosesnya telah dirancang sejak awal dan bukan keputusan yang bersifat mendadak,” ujar Yahya Zaini dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026).
Terkait mekanisme pengadaan, kendaraan tersebut didatangkan dalam bentuk completely knock down (CKD) dan dirakit di dalam negeri.
“Kendaraan tersebut diimpor dalam bentuk CKD atau completely knock down dari China dan dirakit di Indonesia. Artinya, tetap ada keterlibatan industri nasional dalam prosesnya,” ucap Yahya.
Pengadaan kendaraan roda dua ini dilakukan melalui satu penyedia, yakni PT Yasa Putra Tri Manunggal, dengan skema katalog elektronik dan melalui tahapan perencanaan serta evaluasi kebutuhan program. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| LAGI Anggaran BGN Jadi Sorotan, Bayar Jasa EO Rp 113,9 Miliar, Ini Penjelasan Dadan Hindayana |
|
|---|
| Kantor Pemenang Tender Motor Listrik BGN Dijaga Ketat, Sampai Ada Apel Polisi |
|
|---|
| HEBOH Penggunaan Anggaran BGN: Beli Kaos Kaki Rp6,9 Miliar hingga Motor Listrik Rp1,2 Triliun |
|
|---|
| Komisi IX DPR Buka Opsi Panggil BGN, Dianggap Hamburkan Uang Beli Motor Listrik 21.800 untuk SPPG |
|
|---|
| VIRAL Siswa Ramai-ramai Kembalikan MBG, Berujung SPPG Desa Citeureup Dihentikan Sementara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sepeda-motor-listrik-untuk-kepala-SPPG.jpg)