Berita Viral

Wajah 2 Pelaku Beredar, Ahmad Sahroni Desak Polisi Usut Penyiram Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Sahroni menegaskan saat ini seluruh pihak seharusnya memberikan dukungan kepada korban sekaligus mengutuk keras tindakan kekerasan tersebut.

|
Tangkapan layar
WAJAH PELAKU BEREDAR - Wajah terduga dua pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus beredar setelah terekam CCTV. 

TRIBUN-MEDAN.com - Wajah dua pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus beredar setelah terekam CCTV.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, pun meminta pihak kepolisian segera mengungkap pelaku penyiraman air keras tersebut.

Seperti diketahui, Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal usai melakukan kegiatan podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.

Peristiwa tersebut diduga terjadi sesaat setelah korban menyelesaikan perekaman siniar bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Kronologi Anggota DPRD Jember Dikeroyok Orang Upaya Kejar Truk BBM Ilegal, Mobilnya Tabrak Jembatan

Menurut Ahmad Sahroni tindakan tersebut berpotensi dimanfaatkan pihak tertentu untuk memecah belah masyarakat.

"Polisi harus cepat cari pelakunya, jangan sampai terjadi adu domba antara aktivis dan rakyat melawan pemerintah. Karena saya yakin dalang di balik ini bukan aparat atau pemerintah karena ini sudah sangat ekstrem. Jadi saya rasa ini kerjaan pihak-pihak yang ingin mengadu domba dan merusak stabilitas keamanan di Indonesia," kata Sahroni kepada Tribunnews.com, Minggu (15/3/2026).

Sahroni menegaskan saat ini seluruh pihak seharusnya memberikan dukungan kepada korban sekaligus mengutuk keras tindakan kekerasan tersebut.

"Karena memang sekarang kan serangan-serangan ke pemerintah lagi banyak. Sehingga masyarakat harus bijak. Dan yang terpenting, aparat keamanan harus cari pelaku secepatnya. Kita tetap dukung dan berada di sisi korban," pungkasnya.

Baca juga: Giliran Rismon Sianipar Terseret Dugaan Ijazah S2 S3 Palsu, Relawan Jokowi Sudah Buat Laporan Polisi

Polisi Tak Bakal Pandang Bulu

Tim gabungan Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat masih melakukan penyelidikan soal dugaan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan pihaknya tidak pandang bulu untuk mengungkap pelaku penyiraman baik siapa maupun apapun latar belakangnya.

Hal itu sesuai dengan atensi khusus yang diberikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait penanganan kasus ini.

"Kita segenap personel Polri dalam hal ini penyidik, baik yang ada di Polres Jakarta Pusat, yang ada di Polda Metro Jaya, termasuk dari Mabes Polri yang mem-backup, akan serius dan bersungguh-sungguh untuk membuat terang benderang, mengungkap, dan menangkap pelakunya, siapa pun dia," kata Isir dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).

Ia mengatakan penyelidikan akan dilakukan dengan cara ilmiah, profesional dan transparan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Saat ini, kata Isir, pihaknya tengah menganalisis rekaman CCTV yang merekam detik-detik kejadian untuk mengungkap identitas pelaku.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved