Berita Viral
BGN Minta Maaf 60 Siswa Sakit Setelah Santap MBG di Jaktim, Kini SPPG Pondok Kelapa Dihentikan
Sebanyak 60 siswa mengalami sakit setelah menyantap menu makanan bergizi gratis (MBG) di Pondok Kelapa 2, Duren Sawit, Jakarta Timur.
TRIBUN-MEDAN.com - Sebanyak 60 siswa mengalami sakit setelah menyantap menu makanan bergizi gratis (MBG) di Pondok Kelapa 2, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Badan Gizi Nasional (BGN) telah meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini.
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang memastikan seluruh korban akan mendapat penanganan penuh.
BGN juga menanggung biaya pengobatan.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. BGN juga akan bertanggung jawab terhadap seluruh biaya pengobatan di rumah sakit," ucap Nanik saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (4/4/2026).
Baca juga: SOSOK DAFFA Pelaku Penipuan Event Sunda Land Run, Ribuan Peserta Diarahkan ke Markas TNI Bogor
Baca juga: Diancam Trump, Respon Iran: Komandan dan Tentara AS Akan Menjadi Makanan Hiu di Teluk Persia
BGN langsung menghentikan operasional dapur SPPG Pondok Kelapa 2. Keputusan ini diambil setelah ditemukan masalah pada fasilitas dapur.
"Selain itu, SPPG Pondok Kelapa kami suspend (hentikan sementara) untuk waktu yang tidak terbatas, karena kondisi dapur, termasuk tata letak dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) yang masih belum memenuhi standar," tutur Nanik.
Insiden terjadi pada Jumat (3/4/2026). Sehari sebelumnya, Kamis (2/4/2026) sore, laporan masuk dari guru terkait siswa yang mengalami sakit perut, diare, dan mual setelah makan.
Menu yang disajikan saat itu terdiri dari spaghetti bolognese, bola-bola daging, scramble egg tofu, sayuran campur, dan stroberi.
Total 60 siswa terdampak.
Seluruhnya telah mendapat penanganan medis dan kondisi dilaporkan membaik.
BGN menduga makanan tidak lagi dalam kondisi segar saat dikonsumsi. Jeda waktu antara proses memasak dan distribusi dinilai terlalu lama.
Kondisi ini berisiko menurunkan kualitas makanan dan memicu gangguan kesehatan.
BGN menyatakan akan memperketat pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang dan keamanan pangan dalam program MBG tetap terjaga.
(*/tribun-medan.com)
| Dampak Perang Iran: Pakistan Naikkan Harga BBM 43 Persen untuk Bensin dan 55 Persen untuk Solar |
|
|---|
| KISAH Arief Dwi Bangun Usaha dari Modal Pinjol Gegara Usulan KUR Tak Jelas, Tapi Bunga Mencekik |
|
|---|
| Indonesia di Tengah Eskalasi Konflik Lebanon: Antara Komitmen Perdamaian dan Perlindungan Nasional |
|
|---|
| HEBOH Benda Mirip Meteor Melintas di Langit Lampung, Warga Takut Karena Disusul Suara Dentuman keras |
|
|---|
| IRAN SINDIR AS - Kedutaan Besar Iran untuk Afrika Selatan Mengunggah Cuitan Sarkastik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Penyaluran-MBG-di-Siantar-saat-Libur-sekolah_.jpg)