Berita Nasional

Giliran Rismon Sianipar Terseret Dugaan Ijazah S2 S3 Palsu, Relawan Jokowi Sudah Buat Laporan Polisi

Laporan tersebut menyebutkan bahwa ijazah S2 dan S3 Rismon dari Universitas Yamaguchi, Jepang, tidak sah.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Bertepatan dengan momen bulan Ramadan 1447 H / 2026 M ini, selain menerima permintaan maaf, Jokowi juga disebut telah menyetujui Restorative Justice (RJ) yang diajukan Rismon Sianipar. Pada Sabtu (14/3/2026), Kuasa hukum Jokowi, Rivai Kusumanegara, mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan berkas administrasi untuk proses Restorative Justice bagi Rismon. 

TRIBUN-MEDAN.com - Meski telah meminta maaf langsung kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) atas tudingan ijazah palsu, ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar kini menghadapi laporan baru terkait dugaan ijazah palsu miliknya sendiri.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa ijazah S2 dan S3 Rismon dari Universitas Yamaguchi, Jepang, tidak sah.

Universitas Yamaguchi adalah salah satu perguruan tinggi negeri di Jepang yang dikenal memiliki standar akademik ketat, sehingga dugaan pemalsuan ijazah dari kampus ini menjadi sorotan serius.

Langkah hukum terhadap Rismon diajukan oleh relawan Jokowi Mania (JoMan) yang dipimpin Andi Azwan.

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menyerahkan bukti elektronik serta keterangan resmi dari Universitas Yamaguchi kepada polisi.

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengatakan, paket parcel Lebaran yang diberikan kepada peneliti forensik digital Rismon Hasiholan Sianipar, ditujukan untuk sang ibundanya. Hal itu diungkapkan Gibran di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengatakan, paket parcel Lebaran yang diberikan kepada peneliti forensik digital Rismon Hasiholan Sianipar, ditujukan untuk sang ibundanya. Hal itu diungkapkan Gibran di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (13/3/2026). (TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA)

Rismon Sianipar masih dihadapkan dengan laporan dugaan ijazah palsu S2 dan S3 miliknya dari Universitas Yamaguchi Jepang meskipun telah meminta maaf kepada Jokowi.

Rismon Sianipar mendatangi kediaman Jokowi di Surakarta, Jawa Tengah, untuk meminta maaf karena telah menuduh ijazah Jokowi palsu, Kamis (12/3/2026).

Langkah Rismon Sianipar tersebut dilakukan tak lama setelah dirinya dilaporkan oleh ketua relawan Jokowi Mania, Andi Azwan, ke Polda Metro Jaya terkait dugaan ijazah palsu S2 dan S3 milik Rismon, pada Jumat (13/2/2026).

Ijazah Palsu

Pelapor, Taufik Bilhaki, menuding ijazah magister (S2) dan doktoral (S3) milik Rismon yang diterbitkan oleh Universitas Yamaguchi adalah palsu.

Kubu Andi Azwan menyebut polisi telah menerima dan siap melanjutkan proses penyelidikan terkait dugaan pemalsuan ijazah oleh Rismon Sianipar ini.

Andi Azwan cs juga telah menyerahkan sejumlah bukti elektronik dan juga keterangan dari Yamaguchi University Jepang.

Penggugat dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo ini dilaporkan atas beberapa pasal.

Di antaranya dugaan pemalsuan surat dan dokumen berdasarkan KUHP baru serta dugaan penggunaan ijazah palsu berdasarkan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.

Andi Azwan mengaku sudah mendapati dugaan ijazah palsu Rismon tersebut sejak 7 bulan yang lalu saat keaslian ijazah Jokowi sedang ramai-ramainya diperdebatkan oleh Roy Suryo cs.

"Rismon ini banyak kasusnya kan. Dulu 7 bulan yang lalu ketika saya muncul pertama Rakyat Bersuara, saya meminta kepada host-nya untuk menampilkan ijazah Rismon," kata Andi Azwan, dikutip dari tayangan kanal YouTube Geolive, Jumat (13/3/2026).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved