Banjir Bandang Batangtoru
Menteri ESDM Bahlil di Garoga: Banjir Bandang Bangtoru, Penebangan Hutan hingga Krisis BBM
Menteri Bahlil tiba di Garoga, Selasa (2/11/2025) satu dari tiga desa terparah diterjang banjir bandang Batangtoru. Kondisinya nyaris hilang.
Penulis: Azis Husein Hasibuan | Editor: Azis Husein Hasibuan
Tanpa Barcode
Bahlil menjelaskan, kondisi pengisian BBM bagi warga untuk sementara bisa dilayani tanpa barcode. Begitu juga dengan LPG.
Peraturan ini katanya sudah dibuat sejak pagi tadi.
"Tidak lagi memakai barcode. Silakan saja masuk untuk wilayah bencana ini," ujarnya.
Kondisi listrik
Bahlil juga menyinggung soal permasalahan listrik selama becana banjir bandang terjadi. Meski berangsur pulih, listrik masih mengalami padam.
Kondisi ini, kata Bahlil, disebabkan karena masih adanya masalah gardu dan tower listrik yang hancur.
"Sekarang kami memakai tiang listrik tekanan rendah sambil memperbaiki tower. Tegangan listrik tinggi akan bisa selesai, Insya Allah Jumat atau Sabtu. Doakan supaya cuacanya baik," katanya.
Penebangan hutan
Bahlil kemudian ditanyakan soal kayu gelondongan yang disebut warga berasal dari adanya penebangan hutan di Hulu Sungai.
Aktivitas ini disebut warga karena sebuah perusahaan di atas sana sedang membuka lahan. Lahan itu katanya untuk plasma sawit.
"Nanti kami akan koodirnasikan ke kementerian teknis. Nanti setelah saya pulang dari sini akan saya koordinasikan," katanya.
Di sisi lain, pemerintah termasuk Bahlil beberapa kali menyerukan untuk memaksimalkan sumber daya alam.
Tapi yang terjadi di Batangtoru justru musibah. Pohon ditebangi, hutan rusak lalu menyebabkan banjir bandang.
"Dimaksimalkan dengan memperhatikan amdal. Kaidah lingkungan jadi prioritas. Dengan kejadian ini, kami evaluasi dengan memperketat proses usaha," pungkasnya.
(ase/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Dihadiri Mujianto, Gus Irawan dan Yayasan Buddha Tzu Chi Tanda Tangan Pembangunan Huntap Batangtoru |
|
|---|
| PT TBS Segera Jadi Tersangka Banjir Bandang di Garoga, Jampidum: Ini Menyangkut Nyawa Manusia |
|
|---|
| Data Pengungsi Banjir Bandang di Tapsel 4.693 Warga, Rumah Rusak Berat Dapat Bantuan Rp 60 Juta |
|
|---|
| Dermawan Tak Kedinginan Lagi, Sudah Dapat Bantuan Selimut dari Gus Irawan |
|
|---|
| Sudah 27 Hari di Pengungsian, Nasib Warga Garoga Sempat Ingin Bertahan, Akhirnya Setuju Direlokasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bahlil-garoga-tribunmedan.jpg)