Sumut Terkini

Fakta-fakta Bayi 2 Bulan Terjatuh di RSUD Pandan, Perawat Lalai saat Menarik Sprei Tempat Tidur

Sang perawat sedang merapikan tempat tidur sembari menggulung sprei. Namun, sang bayi juga ikut tergulung lalu terjauh ke lantai.

Tayang:
TRIBUN MEDAN
BAYI TERJATUH - Seorang bayi terjatuh dari tempat tidur di RSUD Pandan, Tapanuli Tengah, Sabtu (2/5/2026). Jatuh bayi karena kelalaian perawat saat menarik sprei. 

TRIBUN-MEDAN.com, TAPTENG - Seorang perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan, Tapanuli Tengah, berbuat lalai sehingga pasien yang masih bayi terjatuh ke lantai.

Kelalaian perawat RSUD Pandan ini terjadi di Ruang PICU, atau ruang unit perawatan intensif di rumah sakit khusus untuk anak usia 1 bulan hingga 18 tahun dengan kondisi medis serius, kritis, atau pascaoperasi yang mengancam jiwa.

Pasien yang terjatuh ke lantai RSUD Pandan ini belum genap dua bulan. Ia merupakan anak dari pasangan keluarga Zendrato dan Telambanua, warga Kecamatan Sibabangun.

Berawal saat menarik sprei

Awal mula bayi terjatuh dari tempat tidur rumah sakit ke lantai RSUD Pandan ini ketika sang perawat berbuat lalai pada, Sabtu (2/5/2026).

Ketika itu, sang perawat sedang merapikan tempat tidur sembari menggulung sprei. Namun, sang bayi juga ikut tergulung lalu terjauh ke lantai.

Kejadian bayi terjatuh dari tempat tidur akibat kelalaian perawat saat menarik sprei ini pun membuat kaget keluarga pasien di RSUD Pandan.

"Ada kejadian seorang bayi terjatuh dari tempat tidur. Kejadiannya sekitar pukul 4 Sore di Ruang PICU RSUD Pandan dikarenakan perawat lalai saat menarik sprei," ujar saksi mata yang tak mau dicantumkan namanya.

Ia melanjutkan, ada dua orang perawat yang bertugas merapikan tempat tidur sang bayi sore itu. 

Diduga seorang perawat menarik seprei tempat tidur bayi tersebut dengan posisi cukup tinggi hingga ke arah perutnya, kemudian bayi tersebut ikut tergulung di dalam seprei lalu terjatuh.

"Perawat itu menarik sprei terlalu tinggi yang membuat sang bayi ikut tergulung lalu terjatuh. Mamak bayi saat itu lagi buang sampah. Banyak yang kaget atas kejadian ini," ujarnya.

Penjelasan Dirut

Direktur RSUD Pandan dr Jandri A Nababan sudah mengetahui informasi kejadian seorang bayi terjatuh dari tempat tidur akibat kelalaian perawat.

Jandri menjelaskan awal mula sang bayi masuk RSUD Pandan karena mengalami sesak napas serta gejala sianosis atau warna kebiruan pada kuku dan bibir. 

Pasien kemudian segera diberikan bantuan oksigen dan ditempatkan di tempat tidur khusus bayi di ruang PICU.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved