Berita Viral

Kronologi Politisi PSI Ronald Sinaga Dipukul di Hadapan Aparat TNI, Terkuak Identitas 2 Pelaku

Aksi pemukulan terhadap Bro Ron viral di media sosial. Pemukulan terhadap Bro Ron dilakukan di hadapan anggota TNI.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Salomo Tarigan
Tangkapan layar akun Instagram @ahmadsahroni88
DIPUKUL - Tangkapan layar Wakil Ketua Umum PSI Ronald A Sinaga atau yang biasa disapa Bro Ron saat dipukul dua pria di Menteng, Jakarta Pusat yang viral di media sosial pada Selasa (5/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron mengalami pemukulan di Menteng, Jakarta Pusat.

Aksi pemukulan terhadap Bro Ron viral di media sosial.

Pemukulan terhadap Bro Ron dilakukan di hadapan anggota TNI.

RONALD A SINAGA: Bro Ron atau Ronald A Sinaga (2 dari kiri) kader PSI
RONALD A SINAGA: Bro Ron atau Ronald A Sinaga (2 dari kiri) kader PSI (Kompas/Tria Sutisna)

Peristiwa pemukulan berlangsung cepat.

Begitu dipukul, petugas tersebut sempat melindungi politisi PSI tersebut dan berusaha menghalangi aksi pemukulan lanjutan.

Kabar terkini, dua terduga pelaku pemukulan ditangkap polisi.

Baca juga: Bursok Anthony Dicopot dari Jabatan di Kanwil Dirjen Pajak,Beber Skandal hingga Desak Prabowo Mundur

Kedua terduga pelaku berinsial MRB dan RO.

Peristiwa pemukulan itu terjadi di wilayah Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (4/5/2026) pukul 16.22 WIB.

Kasie Humas Polres Jakarta Pusat Iptu Erlin Sumantri menjelaskan kronologis dugaan tidak pidana pemukulan saat korban bersama 15 orang karyawan PT SKS datang melakukan audiensi ke Kantor Michael Putra dan Partners.

Kedatangan korban itu untuk menuntut terkait gaji karyawan yang belum dibayarkan.

"Karena audiensi tidak dapat bertemu dengan Michael selaku orang yang didemo, akhirnya Polsek Metro Menteng berinisiatif untuk mengadakan mediasi di kantor Polsek Metro Menteng," ucap Iptu Erlin kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).

Awalnnya proses audiensi di lokasi berjalan dengan aman dan kondusif dengan didampingi oleh petugas.

Kemudian muncul sekelompok orang yang tidak dikenal dan tanpa alasan yang jelas melakukan intimidasi dan menghalang-halangi proses audiensi.

"Akibat dari perbuatan dari sekelompok orang tersebut, situasi menjadi panas dan timbul percekcokan sampai dengan akhirnya korban menerima pukulan dari sekelompok orang tersebut," urainya.

Kemudian petugas melerai korban dan terlapor serta mengamankannya untuk dibawa ke Polsek Metro Menteng guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved