Sudah Lampaui 26 Persen, Realisasi PAD Sumut Tunjukkan Tren Positif
Dari target tahun 2026 sebesar Rp 1,8 triliun sudah realisasi Rp 415 miliar atau 22,92 persen.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Badan Pendapatan Daerah( Bapenda) Sumut Sutan Tolang Lubis mengeklaim, reaisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumut Januari hingga Mei 2026 menunjukkan tren positif.
Dijelaskan Sutan, tren positif itu berdasarkan hasil dari pendataan realisasi penerimaan PAD dari sektor pajak sudah melampaui 26 persen, yang berasal dari tujuh penerimaan pajak di tahun ini.
“Realisasi penerimaan PAD di sektor pajak daerah menunjukkan posisi yang baik, dari target pajak daerah tahun 2026 sebesar Rp 6,2 triliun, sudah tercapai Rp 1,6 triliun atau 26,09 persen,” terangnya, Senin (4/5/2026).
Dikatakannya, ada pun tujuh penerimaan pajak daerah diantaranya penerimaan pajak kendaraan bermotor. Dari target tahun 2026 sebesar Rp 1,8 triliun sudah realisasi Rp 415 miliar atau 22,92 persen.
"Kemudian dari penerimaan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) target Rp 1 triliun, terealisasi Rp 261 miliar atau 23,88 persen. Selanjutnya ada penerimaan pajak bahan bakar kendaraan bermotor dari target Rp 1,8 triliun, realisasi Rp 522 miliar atau 28,9 persen. Ada juga dari pajak air permukaan dari target Rp 147 miliar, realisasi Rp 43 miliar atau 29,23 persen.
Selanjutnya ada pajak rokok dari target Rp 1,3 triliun realisasi Rp 384 miliar atau 27,97 persen, kemudian, pajak alat berat target Rp 1,2 miliar realisasi 1,05 persen, terakhir opsen pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) target Rp 3,5 miliar realisasi Rp 661 juta atau 18,55 persen.
Baca juga: Pansus Beberkan Fakta, Kebocoran PAD Terbesar Berasal dari Citraland
“Kami optimistis dapat mencapai target tahunan dan mudah-mudahan kita bisa mencapainya. Mari kita dukung bersama,” katanya.
Ditegaskannya, Bapenda Sumut terus berupaya untuk meningkatkan penerimaan PAD dengan melakukan berbagai program, di antaranya merencanakan kegiatan Gebyar Pajak tahun 2026.
"Mulai dari melakukan koordinasi dengan Satlantas, Jasa Raharja, akan kita lakukan," tuturnya.
Selain itu, kata, Sutan Bapenda Kabupaten/Kota untuk melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan supaya taat membayar pajak.
“Kita juga membuat program Samsat Malam di beberapa lokasi, program ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat membayar pajak,” jelasnya.
| Bayar PKB Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Penyerahan Hak Milik Bisa melalui Jual Beli atau Hibah |
|
|---|
| Kendaraan Listrik Bebas Pajak, Pemprov Masih Tunggu Surat Edaran Pemerintah Pusat |
|
|---|
| Targetkan Realisasi PKB Rp 1,8 Triliun, Apresiasi Masyarakat yang Taat Bayar Pajak dengan Hadiah |
|
|---|
| Korlantas Polri Ikuti Gebrakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Pertama Berlaku Nasional |
|
|---|
| Pansus PAD Deli Serdang Tegaskan Berhak Panggil Perusahaan, PT SIM Anggap Dewan Langgar Kewenangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Realisasi-PAD-Kepala-Bapenda-Sumut-Sutan-Tolang-Lubis.jpg)