8 Daerah Beri Dana Hibah Rp 260 M ke Aceh, Bantu Korban Bencana Banjir Bandang

Dari delapan kabupaten/kota yang memberi dana hibah terbesar yakni Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
Istimewa
Kondisi warga di Desa Pantan Nangka, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, diambil pada Selasa (2/12/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Badan Keuangan Asset Daerah (BKAD) Sumut Timur Tumanggor mengatakan, sebanyak delapan kabupaten/kota di Sumut memberi sebagian dana hibah daerahnya ke daerah bencana di Aceh.

Pemberian dana hibah itu untuk membantu korban bencana banjir bandang beberapa waktu lalu di Aceh, sesuai dengan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

"Jadi bukan Provinsi Sumut ya yang memberikan dana hibah. Tapi ada delapan kabupaten/kota sesuai dengan surat dan arahan dari Pak Mendagri beberapa waktu lalu," terangnya kepada Tribun Medan, Selasa (28/4).

Menurutnya delapan kabupaten/kota itu diantaranya Medan, Deliserdang, Asahan, Simalungun, Pematang Siantar, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu, dan Serdang Bedagai.

"Jadi ini adalah dana hibah setiap pemerintah daerah yang tidak terdampak bencana. Dan dana hibah itu langsung ditransfer dari daerah masing-masing ke Aceh," jelasnya.

Dari delapan kabupaten/kota yang memberi dana hibah terbesar yakni Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang.

"Jadi untuk Kota Medan, mereka memberi dana hibah sebesar Rp 50 miliar ke Kabupaten Aceh Tamiang. Kemudian Deliserdang memberi dana hibah sebesar Rp 50 miliar ke Kabupaten Aceh Timur," jelasnya.

Sementara untuk enam kabupaten/kota Sumut lainnya memberi dana hibah mulai dari Rp 25-30 miliar. Dan yang akan mendapatkan dana hibah itu adalah Kabupaten Bireun, Aceh Utara, Bener Meriah, Gayo Lues, Pidie Jaya, dan Aceh Tengah.

Baca juga: Setelah Banjir Bandang di Langkat, Ibu dan Anak di Besitang Diedukasi soal Krisis Gizi

Dikatakannya, total dana hibah dari 8 kab/kota itu sekitar Rp 260 miliar. Namun, ia belum bisa memastikan, apakah setiap daerah sudah mentransfernya atau seperti apa.

"Total Rp 260 miliar. Cuma itu kan daerah langsung ya yang transfer ke Aceh. Jadi harus kita koordinasi lebih lanjut ke daerahnya. Cuma kemarin Bapak Mendagri juga sudah menerima laporan dan sepakat akan hal itu," jelasnya.

Wujud Gotong-royong Nasional 

Mendagri Tito Karnavian sudah menyampaikan ucapan terimakasih ke Pemerintah Provinsi Sumut atas bantuan dana hibah yang diberikan ke Aceh.

"Saya menyampaikan terimakasih yang luar biasa kepada Pak Bobby dan bupati/wali kota di Sumut yang memberikan bantuan ke daerah terdampak bencana di Aceh," kata Medagri Tito dalam acara penghargaan creative financing di Wyndham Opi Hotel, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026).

Bantuan itu merupakan hibah antar daerah se-Sumut yang tidak terdampak bencana. Dari hibah itu terkumpul Rp 260 miliar dan diserahkan ke daerah terdampak bencana di Aceh.

“Saya terimakasih ada Pak Bobby dan bupati/wali kota Sumut, karena sebagai Kasatgas bencana, ini pengalaman yang cukup berat, pertama kali saya menangani bencana dengan skala yang seluas ini, tiga provinsi, dari hasil analisis kami, itu ada daerah di Aceh yang berat," kata Tito.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved