PDI Perjaungan Sumut

Ketua DPD PDIP Sumut Bagikan Benih P-32 di Samosir, Osvaldo Turut Dorong Akses Bibit Tanaman Keras

Wakil Ketua DPRD Samosir, Osvaldo Ardiles Simbolon, berdialog dengan petani saat penyerahan benih jagung P-32

Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/Arjuna Bakkara
Ketua DPC PDI Perjuangan Samosir yang juga Wakil Ketua DPRD Samosir, Osvaldo Ardiles Simbolon, berdialog dengan petani saat penyerahan benih jagung P-32 di Desa Marlumba, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Senin (27/4/2026), seraya mendorong pemerintah desa memfasilitasi akses bantuan bibit dan alat mesin pertanian guna meningkatkan produktivitas petani. 

TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR-Wakil Ketua DPRD Samosir, Osvaldo Ardiles Simbolon, mendorong pemerintah desa dan petani di Desa Marlumba, Kecamatan Simanindo, untuk aktif mengajukan permohonan bantuan bibit dan sarana pertanian.

Hal itu ia sampaikan saat mendampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, dalam penyerahan benih jagung unggul P-32, Senin (27/4/2026).

Osvaldo menilai peluang bantuan masih terbuka, termasuk perjuangannya lewat lembaga seperti Bapemas Barumun di Pematang Siantar. 

Ia menyebut berbagai jenis tanaman keras berpotensi dikembangkan di wilayah tersebut.

“Silakan ajukan permohonan. Nanti kita perjuangkan bersama. Kepala desa kami harap bisa memfasilitasi,” ujar Osvaldo.

Ia menambahkan, bantuan yang diupayakan tidak terbatas pada jagung, tetapi juga mencakup komoditas lain seperti kakao, alpukat, durian premium, dan berbagai tanaman buah.

Kehadiran rombongan PDI Perjuangan disambut haru para petani.

Nyonya Sijabat boru Sihotang menyampaikan terima kasih atas bantuan yang dinilai konsisten diberikan kepada petani kecil di Samosir.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Rapidin Simbolon dan PDI Perjuangan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Petani lain, Desy Napitu, mengungkapkan benih jagung P-32 yang sebelumnya diberikan telah menunjukkan hasil yang baik.

Menurut dia, produktivitas meningkat dengan ukuran tongkol yang lebih besar dibandingkan benih yang biasa mereka beli.

“Kami sudah merasakan hasilnya. Jagungnya bagus, tongkolnya besar dan produktif,” katanya.

Meski demikian, para petani masih berharap adanya dukungan lanjutan, terutama alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk meningkatkan pengelolaan lahan.

Menanggapi hal itu, Rapidin Simbolon menyebut bantuan benih sebagai langkah awal untuk mendorong kemandirian petani.

Ia juga berencana menggelar kompetisi bagi petani dengan hasil panen terbaik, dengan hadiah alsintan berupa jetor.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved