Langkat Terkini
Setelah Banjir Bandang di Langkat, Ibu dan Anak di Besitang Diedukasi soal Krisis Gizi
Lima bulan setelah banjir bandang menerjang wilayah Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Lima bulan setelah banjir bandang menerjang wilayah Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ancaman baru muncul diantaranya krisis gizi pada ibu dan anak.
Seperti halnya di Dusun Seusirah, Desa Bukit Selamat. Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) bersama Aisyiyah turun langsung memberi edukasi dan pembekalan kader gizi.
Kegiatan ini difokuskan pada pemenuhan gizi balita, edukasi ibu hamil dan menyusui, serta trauma healing anak-anak terdampak.
Selain itu, bantuan paket gizi juga disalurkan sebagai langkah cepat menekan risiko kekurangan nutrisi.
Perwakilan YAICI, Fahri, menyebut program ini bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi bagian dari upaya jangka panjang membangun kualitas generasi menuju Indonesia Emas 2045.
Program ini juga melibatkan mitra seperti Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Muslimat NU.
Majelis Kesehatan PP Aisyiyah, dr Irfah Turrahmi, menegaskan bahwa dampak pascabencana sangat rentan memicu krisis gizi, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Kalau tidak segera diatasi, dampaknya bisa panjang. Empat bulan pascabencana seharusnya masyarakat sudah kembali ke pola makan sehat,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
dr Irfah juga menyoroti masih tingginya ketergantungan warga pada makanan instan meski bencana telah berlalu berbulan-bulan.
Sementara itu, Ketua PW Aisyiyah Sumut, dr Yulia Avriana Nasution, mengingatkan bahaya konsumsi gula berlebih, khususnya dari susu kental manis yang kerap disalahartikan sebagai sumber gizi.
“Kandungan gulanya jauh lebih tinggi. Ini berisiko bagi kesehatan anak, bahkan bisa memicu gangguan ginjal," ucap dr Yulia.
Intervensi ini menjadi alarm bahwa dampak bencana tidak berhenti saat air surut.
"Tanpa edukasi dan pemenuhan gizi yang tepat, risiko stunting di wilayah terdampak berpotensi meningkat dan mengancam kualitas generasi ke depan," tutup dr Yulia. (cr23/tribun-medan.com)
| Modus Pinjam HP Berujung Todongan Senpi, Begal di Langkat Ditangkap |
|
|---|
| Pemkab Langkat Siapkan Plt Kadis PUTR setelah Khairul Azmi Pindah ke Medan, Berikut Daftar Namanya |
|
|---|
| Tak Puas di DPRD Langkat, Ratusan Masyarakat Ambrukkan Pagar Kantor Bupati dan Kejar Mobil Dinas |
|
|---|
| Jaksa Tahan Tersangka Keempat Kasus Korupsi Kontrak atas Pekerjaan Fiktif di Dinas Pertanian Binjai |
|
|---|
| Viral di Medsos Anak 15 Tahun di Langkat Ditetapkan Tersangka, Ini Fakta yang Sebenarnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Yayasan-Abhipraya-Insan-Cendekia-Indonesia-YAICI-bersama-Aisyiyah-1.jpg)