Berita Nasional
Soal Larangan Nobar Film Pesta Babi, Yusril Ihza Mahendra: Biarkan Masyarakat Menonton
Pernyataan itu disampaikan Yusril menyusul polemik pembubaran pemutaran film tersebut di sejumlah daerah yang memicu perdebatan publik
"Pemerintah tidak bisa diam dengan berlindung di balik otoritas dan kekuasaan, dan pada saat yang sama seniman juga tidak bisa diam dan berlindung di balik kebebasan berekspresi," kata Yusril.
Bahas PSN Papua dan Tuduhan Kolonialisme
Terkait isi film yang menyinggung proyek pembangunan di Papua Selatan, Yusril menjelaskan bahwa PSN tersebut sudah dimulai sejak 2022 pada masa pemerintahan Joko Widodo.
Ia juga menolak anggapan bahwa proyek pembukaan lahan di Papua merupakan bentuk kolonialisme modern.
Menurut Yusril, Papua adalah bagian sah dari wilayah Indonesia sehingga pembangunan di kawasan tersebut tidak bisa disamakan dengan praktik kolonialisme.
Polemik film Pesta Babi sendiri belakangan ramai dibahas publik setelah sejumlah agenda pemutaran dan diskusi disebut mengalami pembatalan maupun pembubaran di beberapa daerah.
Artikel sudah tayang di KompasTV
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Nasib Nadiem Makarim Jika Tak Bayar Rp 5,6 Triliun Dalam Waktu 1 Bulan, Harta Bedanya Akan Disita |
|
|---|
| Sudah Menjadi Bagian Partai, PSI Sebut Jokowi Akan Keliling Indonesia Mulai Juni 2026 |
|
|---|
| Ditjen Pas Ungkap Alasan Ferdy Sambo Bisa Kuliah S2 Teologi dari Dalam Penjara |
|
|---|
| Saksi Sidang Dugaan Korupsi Satelit, Ungkap Eks Dirjen Kuathan Dalangi Perintah Teken CoP Navayo |
|
|---|
| Dituntut Bayar UP Rp 5,6 Triliun, Padahal Harta Tak Sampai 500 M, Nadiem: Jaksa Takut Saya Bebas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/yusril-ihza22.jpg)