Berita Nasional
Sidang Nadiem Makarim Ricuh, JPU Sampai Bentak Ahli, Pengacara Tak Terima: Anda yang Sopan
Ketegangan bermula saat mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan, Agung Firman Sampurna, tengah memberikan keterangan sebagai ahli
Belum sempat ahli menanggapi, salah satu Penasehat Hukum Nadiem, Ari Yusuf memprotes pernyataan JPU.
“Sikap anda! ngomongnya tidak patut,” teriak Ari Yusuf.
JPU tidak terima dengan pernyataan Ari dan membalas pernyataan kubu Nadiem, “Enggak sopan anda”.
Situasi ruang sidang mulai tidak kondusif karena kubu penasehat hukum dan JPU saling balas menuduh dengan nada tinggi.
“Anda yang sopan dong, kita ngomong baik-baik, kalau soal kenceng-kencengan, kita bisa kenceng-kencengan,” teriak Ari Yusuf.
Ketika Ari dan salah satu JPU saling berdebat, rekan sejawat mereka di kiri kanan sempat melerai dan berusaha menenangkan, termasuk majelis hakim yang terus meminta JPU dan advokat berhenti berdebat.
“Sebentar. Hei diam, penuntut umum diam,” ujar Hakim Purwanto.
Tapi, perseteruan masih berlangsung. Kedua pihak masih panas dan melempar omongan.
“Ribut anda, dikira saya takut sama kamu,” kata jaksa yang duduk di kursi bagian tengah.
Perseteruan Ari Yusuf dengan JPU terus memanas hingga hakim memukul palunya.
Ketika mulut sudah diam, JPU justru memberikan sejumlah gestur tangan yang memprovokasi emosi advokat.
Perseteruan kembali terjadi tapi majelis hakim mempertegas posisinya dalam ruang sidang.
“Saya bilang cukup. Saya ulang-ulang ya, yang memberikan kesempatan untuk berbicara itu ketua majelis. Tugas saya untuk memastikan terhadap pertanyaan pertanyaan maupun jawaban itu bisa diberikan secara bebas, sesuai dengan pendapat. Makanya cukup,” tegas Hakim Purwanto.
Situasi mulai mereda dan JPU terlihat memberikan gestur mengatupkan kedua belah tangan dan jempol ke arah advokat.
Ari Yusuf tidak lagi bersuara di dekat mikrofon dan pemeriksaan terhadap Agung dilanjutkan.
Dakwaan Chromebook
Nadiem Makarim
sidang
korupsi
Chromebook
Tribun-medan.com
berita nasional
Pengadilan Tipikor Jakarta
Sidang Nadiem Makarim Ricuh
| SETIAP Siswa Sekolah Rakyat Bakal Terima 4 Pasang Sepatu, Mensos Siap Diaudit dan Dicek |
|
|---|
| Gerak Cepat Purbaya setelah Copot Pejabat Kemenkeu Karena Masalah Pajak, Besok Lantik Penggantinya |
|
|---|
| Menteri Keuangan Ungkap Sumber Dana Gaji Manajer Kopdes Merah Putih, Purbaya: Sudah Tanda Tangan |
|
|---|
| DAFTAR Tunjangan Hakim dan Hakim Ad Hoc Era Presiden Prabowo, Hakim Utama Rp 101,5 juta per bulan |
|
|---|
| Menteri Purbaya Bersih-bersih di Kemenkeu, Copot Pejabat Buntut Masalah Pajak Rp 25 Triliun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Nadiem-tangan-diinfus.jpg)