Berita Nasional
SETIAP Siswa Sekolah Rakyat Bakal Terima 4 Pasang Sepatu, Mensos Siap Diaudit dan Dicek
Tidak hanya menyasar para murid, fasilitas ini juga direncanakan menyentuh tenaga pendidik.
TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa setiap pelajar yang tergabung dalam program Sekolah Rakyat (SR) akan menerima fasilitas berupa empat pasang sepatu sekaligus untuk berbagai kebutuhan.
Adapun jenis sepatu yang diberikan mencakup sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL), Pakaian Dinas Harian (PDH), sepatu olahraga, hingga sepatu untuk aktivitas harian.
Tidak hanya menyasar para murid, fasilitas ini juga direncanakan menyentuh tenaga pendidik.
"Iya, empat pasang, jangan salah ya, untuk semua siswa, ada yang untuk guru juga," tutur Gus Ipul dalam konferensi pers di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).
Baca juga: Sidang Lanjutan Nadiem Ricuh, JPU dan Penasihat Hukum Saling Adu Mulut
Gus Ipul menjelaskan bahwa proses produksi sepatu-sepatu tersebut kini tengah berjalan. Bahkan, sebagian besar telah sampai ke tangan sekitar 32.000 pelajar.
Untuk mengantisipasi adanya kendala teknis seperti kerusakan barang, pihak Kementerian Sosial (Kemensos) sengaja menyediakan stok berlebih dari total kebutuhan utama.
"Ada beberapa (jenis) sepatu di Sekolah Rakyat yang diberikan kepada siswa pada tahun 2025. Kebutuhan 32.000, tapi kita belanjanya 40.000 untuk jaga-jaga kalau ada yang rusak," kata Gus Ipul.
Baca juga: Razia Rambut Berwarna Dipangkas Paksa di SMKN 2 Garut, Orang Tua Bawa Jalur Hukum,Tuntut Mutasi Guru
Transparansi Anggaran dan Prosedur
Menanggapi isu mengenai besaran anggaran, Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan telah dilakukan sesuai jalur formal.
Ia memastikan mekanisme yang berjalan sudah melalui pengawasan ketat, baik dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kemensos pun menyatakan keterbukaan jika ada pihak yang ingin melakukan peninjauan lebih lanjut terhadap standar kualitas maupun aliran dana program tersebut.
"Boleh diaudit, boleh dicek, selebihnya apakah ini memenuhi standar atau belum, nanti akan ada proses. Supaya enggak salah, supaya enggak keliru," ujar beliau menekankan prinsip kehati-hatian pemerintah.
Baca juga: Ajudan Bupati Tulungagung Dwi Yoga Masih Terima Gaji Padahal Sudah Ditahan KPK
Secara teknis, pengadaan ini dikelola oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atau Kelompok Kerja (Pokja). Penetapan pagu anggarannya pun disebut telah melewati tahapan survei pasar yang objektif.
"Penanggung jawabnya adalah tentu PPK atau Pokja. Mereka yang bertanggung jawab untuk itu. Prosesnya dilakukan dengan pagu yang sudah ditetapkan setelah melalui survei atau lebih sederhananya setelah melalui mekanisme yang ada," tambahnya.
Klarifikasi Foto Viral
Siswa Sekolah Rakyat Bakal Dapat 4 Pasang Sepatu
Mensos Siapkan 4 Pasang Sepatu Siswa SR
Gus Ipul
Menteri Sosial Gus Ipul
| Gerak Cepat Purbaya setelah Copot Pejabat Kemenkeu Karena Masalah Pajak, Besok Lantik Penggantinya |
|
|---|
| Menteri Keuangan Ungkap Sumber Dana Gaji Manajer Kopdes Merah Putih, Purbaya: Sudah Tanda Tangan |
|
|---|
| DAFTAR Tunjangan Hakim dan Hakim Ad Hoc Era Presiden Prabowo, Hakim Utama Rp 101,5 juta per bulan |
|
|---|
| Menteri Purbaya Bersih-bersih di Kemenkeu, Copot Pejabat Buntut Masalah Pajak Rp 25 Triliun |
|
|---|
| Penjelasan Gus Ipul Viralnya Pengadaan Sepatu Rp 700 Ribu, Padahal Harga Aslinya Rp 179 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sepatu-sekolah-rakyat.jpg)