Berita Nasional

Penjelasan Gus Ipul Viralnya Pengadaan Sepatu Rp 700 Ribu, Padahal Harga Aslinya Rp 179 Ribu

Isu ini menjadi perhatian publik setelah muncul angka Rp700.000 per pasang sepatu dalam dokumen perencanaan yang beredar luas di masyarakat.

Tayang:
NU Online
Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul ditunjuk sebagai Menteri Sosial menggantikan Tri Rismaharini yang akan maju pada Pilkada Jawa Timur 2024 

Perbedaan antara harga yang beredar di publik dengan harga asli produk di pasaran menjadi salah satu pemicu utama polemik. Jika harga sepatu Stradenine sekitar Rp179.900, maka terdapat selisih sekitar Rp521.000 dari angka Rp700.000 yang tercantum dalam perencanaan.

Selisih ini memicu berbagai spekulasi di masyarakat, terutama terkait efisiensi penggunaan anggaran negara.

Namun demikian, pihak Stradenine menegaskan bahwa seluruh produk mereka dijual dengan harga terjangkau.

“Semua sepatu Stradenine dapat dimiliki dengan harga dari Rp100.000-an sampai dengan Rp300.000-an per pasang,” tegas mereka.

Brand tersebut juga menyampaikan bahwa visi mereka adalah menyediakan produk yang dapat diakses oleh berbagai kalangan masyarakat.

Program Sekolah Rakyat dan Tujuannya

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif Kementerian Sosial untuk mendukung akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Program ini mencakup penyediaan berbagai kebutuhan dasar siswa, seperti seragam, sepatu, hingga perlengkapan sekolah lainnya.

Anggaran yang disiapkan bertujuan memastikan siswa dapat belajar dengan fasilitas yang memadai. Namun, besarnya nilai anggaran yang muncul dalam dokumen awal memicu perhatian publik terhadap transparansi dan akuntabilitas program tersebut.

Komitmen Transparansi dan Pengawasan

Gus Ipul juga mengajak masyarakat untuk turut mengawasi jalannya program ini.

Menurutnya, pengawasan publik merupakan bagian penting dalam memastikan tidak terjadi penyimpangan.

“Jangan melakukan penyimpangan, jangan mau diintervensi oleh siapa pun. Soal harga detailnya nanti bisa dikawal bersama-sama,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa dirinya dan Wakil Menteri Sosial tidak akan terlibat langsung dalam proses pengadaan, demi menjaga independensi dan integritas.

“Saya dan Pak Wamen telah berkomitmen untuk tidak akan ikut-ikut dalam proses pengadaan. Lakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang ada,” pungkas Gus Ipul.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved