Berita Nasional

Penjelasan Gus Ipul Viralnya Pengadaan Sepatu Rp 700 Ribu, Padahal Harga Aslinya Rp 179 Ribu

Isu ini menjadi perhatian publik setelah muncul angka Rp700.000 per pasang sepatu dalam dokumen perencanaan yang beredar luas di masyarakat.

Tayang:
NU Online
Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul ditunjuk sebagai Menteri Sosial menggantikan Tri Rismaharini yang akan maju pada Pilkada Jawa Timur 2024 

Gus Ipul bahkan menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Menteri Sosial siap menjadi pihak pertama yang melaporkan jika ditemukan pelanggaran.

“Kalau terjadi pelanggaran, manipulasi, kongkalikong, saya dan Pak Wamen sudah berkomitmen akan menjadi pihak pertama yang melaporkan, teman-teman di Kementerian Sosial yang main-main dengan pengadaan barang dan jasa,” tutupnya.

Sorotan Publik dan Isu Mark-Up

Kontroversi ini bermula dari dokumen perencanaan pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat tahun 2026 yang mencantumkan jumlah sekitar 39.345 pasang sepatu dengan harga Rp700.000 per pasang.

Total anggaran pun mencapai Rp27 miliar.

Angka tersebut kemudian memicu reaksi publik karena dianggap terlalu tinggi dibanding harga sepatu di pasaran.

Istilah “mark-up” pun ramai digunakan oleh warganet. Mark-up adalah praktik menaikkan harga barang di atas nilai sebenarnya, yang sering dikaitkan dengan potensi penyimpangan anggaran.

Perbandingan harga menjadi semakin mencolok setelah muncul dugaan bahwa salah satu produk sepatu dalam dokumen tersebut mirip dengan milik brand lokal Stradenine.

Klarifikasi Stradenine: Tidak Terlibat

Nama Stradenine ikut terseret dalam polemik ini setelah foto produknya beredar di media sosial sebagai ilustrasi sepatu program Sekolah Rakyat.

Namun, pihak brand langsung memberikan klarifikasi resmi.

Melalui unggahan di Instagram pada Minggu (3/5/2026), Stradenine menyatakan bahwa mereka tidak terlibat dalam proyek tersebut.

“Kami perlu meluruskan: Foto yang beredar memang salah satu artikel kami, dengan harga Rp 179.900,” buka pihak Stradenine.

Perusahaan tersebut juga menegaskan bahwa mereka tidak pernah menerima pesanan atau bekerja sama dalam pengadaan sepatu tersebut.

“Stradenine tidak pernah terlibat, mengetahui, atau menerima pesanan secara langsung dalam pengadaan sepatu yang sedang diberitakan,” tulis akun resmi mereka.

Perbedaan Harga Picu Pertanyaan

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved