Berita Viral

SOSOK Letjen TNI Djon Affandi, Panglima Kopassus Diterpa Kabar Hoaks, Dituduh Menampar Letkol Teddy

Sosok Letjen TNI Djon Affandi, Panglima Kopassus Diterpa Kabar Hoaks, Dituduh Menampar Seskab Letkol Teddy di Istana

Editor: AbdiTumanggor
Instagram @penkopassus
PANGKOPASSUS- Letjen TNI Djon Afriandi adalah perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus). 

Mereka mengingatkan pentingnya verifikasi informasi sebelum disebarluaskan. 

Isu tersebut disebut berpotensi memicu kesalahpahaman jika tidak segera diluruskan.

Selain itu, Kopassus memastikan mekanisme pengawasan internal berjalan dengan baik. Setiap dugaan pelanggaran, jika ada, pasti akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Namun dalam kasus ini, ditegaskan tidak ditemukan adanya kejadian tersebut.

Kopassus juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. 

Media sosial diharapkan tidak menjadi sarana penyebaran kabar yang belum terverifikasi.

Klarifikasi ini diharapkan dapat meredam polemik yang berkembang.

Kopassus menegaskan komitmennya menjaga profesionalisme dan soliditas internal.

Mereka juga memastikan situasi di lingkungan satuan tetap kondusif.

Dengan adanya bantahan ini, publik diharapkan mendapatkan informasi yang lebih akurat dan berimbang.

Baca juga: MOMEN Kepala BIN Letjen Herindra Menghadap Letkol Teddy di Kantor Seskab

Narasi yang beredar

Sebelumnya, beredar unggahan hoaks di media sosial yang menarasikan Letjen Djon Afriandi menampar Seskab Letkol Tedy

Berdasarkan informasi yang beredar dari laman Threads, dikatakan peristiwa tersebut terjadi beberapa hari lalu. 

Saat itu, Pangkopassus Letjen Djon Afriandi dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prabowo, dengan durasi selama 30 menit.

"Singkat cerita, Djon Afriandi datang ke istana, dan yang mengatur tamu untuk ketemu Presiden, termasuk protokoler, yah si bunted," tulis keterangan di Threads, dikutip Minggu (19/4/2026).

Tetapi, setibanya di lokasi, Djon Afriandi disuruh menunggu di ruang tamu. Dengan patuh, dirinya pun menunggu. 

"Menurut ordal ini, Pangkopassus nunggu sampai 20 menitan dan sisa waktu tinggal 5-10 menit tapi masih belum diminta masuk, sampai tiba-tiba Prabowo keluar dari ruang kerjanya," ungkapnya. 

Melihat Djon Afriandi duduk di ruang tunggu, Presiden meradang. "Ditegur keraslah sama Prabowo: Kau gimana ada janji bertemu saya malah duduk-duduk di situ, jenderal apa kau!," terangnya.

Sergahan Presiden masih berlangsung hingga di ruang kerjanya. Mendapat omelan karena perintah menunggu, kontan membuat Djon Afriandi berang. "Siap bapak Presiden," ungkapnya. 

Usai pertemuan dengan Presiden, Djon Afriandi merasa kalap dan akhirnya mengamuk. Dia mencari ajudan Presiden itu dan tanpa banyak basa basi langsung menampar wajahnya. 

"Keluar ruangan dengan muka merah, Djon Afriandi langsung cari si bunted. Begitu ketemu tanpa basa basi langsung digampar sambil bilang, 'kamu anak kecil mainin saya hah!'," ungkapnya.

Dalam unggahan tersebut, ajudan yang disebut bunted dikatakan berasal dari Kopassus dan merupakan junior Djon Afriandi.

"Kejadian ini tidak banyak yang tahu.. Konon, cuma sampai di ring 1 istana, dan pati elit TNI (jenderal-jenderal)," sambungnya.

(*/tribun-medan.com)

Baca juga: KOPASSUS Pastikan Tidak Ada Peristiwa Panglima Kopassus Letjen Djon Tampar Seskab Teddy di Istana

Baca juga: Isi Surat Terbuka Bursok Anthony Marlon Minta Prabowo-Gibran Mundur, Belum Direspons Istana

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved