Berita Viral
POLISI Tetapkan 6 Pelajar SMA Tersangka Pembunuhan Siswa SMAN 5 Bandung, Keroyok Hingga Tewas
Sebanyak 6 pelajar SMA ditetapkan sebagai tersangka penganiayaa Fahdly Arjasubrata (17), pelajar SMAN 5 Bandung.
TRIBUN-MEDAN.com - Sebanyak 6 pelajar SMA ditetapkan sebagai tersangka penganiaya Fahdly Arjasubrata (17), pelajar SMAN 5 Bandung.
Fahdly tewas setelah dianiaya para tersangka pada Jumat, (13/4/2026).
Keluarga telah memakamkan M dengan diiringi isak tangis.
Orang tua M histeris setelah mengantarkan jasad anaknya ke liang lahat.
Satreskrim Polrestabes Bandung resmi menetapkan enam orang tersangka dalam peristiwa berdarah di Jalan Cihampelas tersebut.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, mengonfirmasi bahwa penetapan tersangka ini dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang cukup melalui serangkaian penyelidikan intensif.
"Kami sudah menetapkan 6 tersangka yang diduga menjadi pelaku yang berkaitan dengan peristiwa meninggalnya korban anak di bawah umur," ujar Anton di Mapolrestabes Bandung, Selasa (21/4/2026).
Baca juga: Lambang Pengadilan di Gerbang PN Medan Copot saat Demo Ratusan Massa
Baca juga: Masa Gencatan Senjata Berakhir Besok, Trump Sebut Tidak Akan Cabut Blokade Pelabuhan Iran
Baca juga: DPRD Medan Siapkan Potensi Sanksi Segel Pabrik Kecap Angsa, Beri Tenggat Sebulan
Seluruh Tersangka Masih Berstatus Pelajar
Fakta memilukan terungkap bahwa keenam tersangka tersebut semuanya masih berstatus pelajar tingkat SMA.
Mengingat para pelaku masih di bawah umur, polisi menerapkan prosedur khusus sesuai Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).
"Kami berkoordinasi dengan pihak terkait, mulai dari KPAD, Dinas Sosial, hingga Bapas untuk memberikan pendampingan selama proses pemeriksaan kepada para pelaku," tambah Anton.
Kronologi Singkat Kejadian
Peristiwa pengeroyokan ini terjadi pada Jumat malam, 13 Maret 2026, sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan Jalan Cihampelas, Kota Bandung.
Korban berinisial M, siswa SMAN 5 Bandung, menghembuskan napas terakhir setelah diduga dianiaya oleh sekelompok siswa yang melibatkan oknum pelajar dari SMAN 2 Bandung.
Kejadian ini viral di media sosial (medsos) Instagram. Dari video yang beredar, terlihat ada sejumlah pemuda dan sebuah motor tergeletak tidak jauh dari posisi jasad korban di Jalan Cihampelas.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik pengeroyokan maut tersebut guna memastikan keadilan bagi keluarga korban.
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di
| KRONOLOGI Anak Bupati Diduga Aniaya Pacar Setelah Putuskan Hubungan, Kini Korban Melapor ke Polisi |
|
|---|
| PILU Ibu Rumah Tangga Dianiaya Suami dan Selingkuhan Sampai Terluka Parah, Kerap Jadi Korban KDRT |
|
|---|
| Apa Makna di Balik Pernyataan: Jokowi Jadi Presiden karena JK, Ini Tanggapan Pengamat |
|
|---|
| SUAMI di Bali Pergoki Istri Berduaan dengan Pria Lain dalam Kamar, Tisu Bekas Berserakan di Lantai |
|
|---|
| NASIB Bayi Ditinggal di Teras Rumah Warga, Orang Tuanya Tinggalkan Surat Minta Anaknya Dirawat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pelajarSMAN5Bandungsssssd.jpg)