Berita Viral

SOSOK Letjen TNI Djon Affandi, Panglima Kopassus Diterpa Kabar Hoaks, Dituduh Menampar Letkol Teddy

Sosok Letjen TNI Djon Affandi, Panglima Kopassus Diterpa Kabar Hoaks, Dituduh Menampar Seskab Letkol Teddy di Istana

Editor: AbdiTumanggor
Instagram @penkopassus
PANGKOPASSUS- Letjen TNI Djon Afriandi adalah perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus). 

Sosok, Profil, dan Biodata Letjen TNI Djon Affandi, Panglima Kopassus yang Diterpa Kabar Hoaks, Dituduh Menampar Seskab Letkol Inf Teddy.

TRIBUN-MEDAN.COM - Letjen TNI Djon Afriandi S.I.P., M.S.D.A, adalah perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus), posisi pertama dalam sejarah satuan elite tersebut. 

Djon Afriandi lahir pada 14 Juni 1972 di Payakumbuh, Sumatera Barat. 

Ia merupakan putra dari seorang purnawirawan perwira tinggi TNI-AD bernama Mayjen (Purn) Afifudin Taif.

Adapun latar belakang pendidikannya, Djon pernah sekolah di SDN Sukarasa 3/5 Bandung. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMPN 5 Bandung, dan menyelesaikan SMA di SMAN 2 Bandung, Jawa Barat.

Di militer, Letjen TNI Djon Afriandi tercatat sebagai alumni Akademi Militer (Akmil) tahun 1995, yang menerima penghargaan Adhi Makayasa sebagai peraih nilai tertinggi di angkatannya.

Setelah lulus Akmil, Djon lebih banyak berkarier di lingkungan Kopassus (Korps Baret Merah). Ia memulai jabatan sebagai Danki 3 Yon 11 Grup 1 Kopassus (2001).

Lalu, Djon juga pernah menjabat sebagai Wadanyon 23 Grup 2 Kopassus (2007), dan Danyon 13 Grup 1 Kopassus (2010-2011).

Selanjutnya ia meniti pangkat hingga brigjen dengan jabatan seperti Danrem 012/Teuku Umar (2020-2022) dan Danmentar Akmil (2022-2023), kemudian menjadi Danjen Kopassus (2024-2025) sebelum dipromosikan menjadi Letjen dan Panglima Kopassus pada 10 Agustus 2025.

Sebagai Panglima Kopassus, ia memimpin satuan khusus TNI-AD yang bertanggung jawab atas operasi tempur khusus, intelijen, anti-teror, dan penanganan ancaman keamanan negara. 

Promosi ini menandai perubahan struktural dari Komandan Jenderal menjadi Panglima Kopassus.

Djon tidak hanya dikenal sebagai TNI yang tangguh, ia juga dikenal sebagai pribadi yang berprestasi.

Letjen TNI Djon Afriandi lulus dari Naval Postgraduate School (NPS) Amerika Serikat dengan gelar Master of Science in Defense Analysis.

Ia juga menerima brevet internasional seperti Master Parachutist Badge dari US Army, Singapore Army, dan Korea Selatan, serta Parachute Monitor dari French Army.

Penghargaannya mencakup Bintang Dharma, Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, serta berbagai Satyalancana seperti Kesetiaan dan Wira Karya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved