Cuaca Ekstrem
Apa Itu Siklon Narelle dan Dampaknya Terhadap Indonesia yang Picu Fenomena Langit Merah di Australia
Kemunculan Siklon Narelle membawa dampak buruk bagi sejumlah wilayah di Indonesia, seperti NTT, NTB dan Bali.
Ringkasan Berita:
- Siklon Tropis Narelle adalah sebuah sistem badai tropis yang terbentuk di perairan Samudra Hindia bagian selatan Indonesia, tepatnya di sekitar laut antara Nusa Tenggara Timur–Nusa Tenggara Barat dan Australia
- Siklon ini membawa dampak bagi sejumlah wilayah Indonesia, seperti NTT, NTB dan juga Bali
- Ada potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah terdampak akibat siklon ini
- Para nelayan diimbau berhati-hati saat akan melaut
TRIBUN-MEDAN.COM,- Kemunculan Siklon Narelle yang memicu fenomena langit merah di Australia Barat ternyata turut membawa dampak di Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akibat dampak Siklon Narelle ini.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 30 Maret 2026 Anjlok Rp 30.000 Per Gram, Cek UBS dan Galeri 24
Daerah yang paling berisiko mengalami hujan lebat meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain curah hujan, angin kencang juga berpeluang terjadi di sejumlah wilayah NTT seiring menguatnya sistem siklon tersebut.
Menurut laporan Kompas.com, dampak lain yang mungkin muncul adalah kenaikan tinggi gelombang di berbagai perairan Indonesia.
Baca juga: Sinopsis Broken of Love Series dari Thailand Beserta Link Nontonnya
Gelombang setinggi 1,25–2,5 meter diperkirakan muncul di beberapa wilayah seperti Laut Arafura bagian barat, Laut Sawu, perairan selatan Jawa Timur hingga NTT, serta Samudera Hindia selatan Jawa Timur dan selatan Bali.
Sementara itu, gelombang yang lebih tinggi, mencapai 2,5–4 meter, berpotensi terjadi di Samudera Hindia selatan NTB dan Samudera Hindia selatan NTT.
Baca juga: Kades Sampai Bingung, Janggalnya Kasus Amsal Sitepu, Jaksa Hitung Kerugian Negara hingga Rp 200 M
Karena itu, masyarakat di Bali, NTB, dan NTT, terutama yang beraktivitas di pesisir atau bekerja di bidang pelayaran, diimbau untuk lebih waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem dan gelombang tinggi akibat pengaruh Siklon Tropis Narelle.
Apa Itu Siklon Narelle?
Siklon Tropis Narelle adalah sebuah sistem badai tropis yang terbentuk di perairan Samudra Hindia bagian selatan Indonesia, tepatnya di sekitar laut antara Nusa Tenggara Timur–Nusa Tenggara Barat dan Australia.
Baca juga: Roy Suryo Blak-blakan Ungkap 3 Masalah yang Membelit Rismon Sianipar Usai Akui Ijazah Jokowi Asli
Ini termasuk kategori badai tropis kuat yang berputar dengan pusat tekanan rendah dan angin kencang yang mengelilinginya, sebagaimana umumnya siklon tropis.
Kecepatan angin di sekitar pusat siklon ini umumnya melebihi 63 km/jam, dan dalam perkembangannya bisa meningkat ke kategori yang lebih tinggi (misalnya setara badai kategori 3–4) tergantung suhu laut dan kelembapan udara.
Baca juga: Resmi Berlaku 1 April 2026, Daftar Harga Tarif Listri per KwH untuk Pelanggan Subsidi dan Nonsubsidi
Ciri khas Siklon Tropis Narelle ini adalah adanya angin kencang berputar, awan tebal, hujan lebat di sekitar pusat, serta gelombang laut yang sangat tinggi di perairan di sekitar siklon.
Meskipun pusat siklon berada di laut lepas dan tidak langsung menghantam daratan, pengaruhnya terasa sebagai perubahan pola angin dan tekanan, sehingga mendorong hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di sebagian besar pesisir selatan Indonesia.
Baca juga: Kepling Diduga Nombok Iuran, Program BPJS Ketenagakerjaan Pemko Medan Disorot
BMKG menyebut pembentukan dan penguatan siklon Narelle berpotensi memicu hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di wilayah seperti Bali, NTB, dan NTT, sehingga masyarakat diimbau tetap waspada cuaca ekstrem.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/siklon-narelle-atau-siklon-tropis-narelle.jpg)