Berita Viral

PROFIL Saiful Mujani, Angkat Bicara Terkait Potongan Video Viral 'Menjatuhkan Presiden Prabowo'

Saiful Mujani seorang akademisi, peneliti, dan guru besar ilmu politik Indonesia yang dikenal luas sebagai pendiri lembaga survei SMRC

Editor: AbdiTumanggor
KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari
Pendiri SMRC, Saiful Mujani (kanan) sedang menjelaskan hasil penelitian dalam diskusi publik Meredupnya Demokrasi di Indonesia di Kantor SMRC, Gondangdia, Jakarta Pusat, Minggu (4/8/2019) lalu. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sosok Saiful Mujani adalah seorang akademisi, peneliti, dan guru besar ilmu politik Indonesia yang dikenal luas sebagai pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Ia lahir pada 8 Agustus 1962 di Serang, Banten, dan menjadi salah satu tokoh penting dalam riset politik berbasis data.

Biodata Singkat

  • Nama Lengkap: Saiful Mujani
  • Tanggal Lahir: 8 Agustus 1962
  • Tempat Lahir: Serang, Banten, Indonesia

Pendidikan:

  • S1: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1989)
  • S2: Master of Arts, Ohio State University (1998)
  • S3: Ph.D Ilmu Politik, Ohio State University (2003)
  • Profesi: Akademisi, Peneliti, Guru Besar Ilmu Politik
  • Institusi: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, SMRC
  • Penghargaan: Achmad Bakrie Award atas dedikasi pada ilmu politik Indonesia

Karier Akademik dan Riset

  • Guru Besar Ilmu Politik di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  • Pendiri PPIM (Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat), lembaga riset yang fokus pada hubungan Islam dan masyarakat.
  • Pendiri Jurnal Ilmiah: Studia Islamika dan Ulumul Qur’an.
  • Disertasi Ph.D di Ohio State University tentang budaya demokrasi dan partisipasi politik umat Islam pasca-Suharto, yang dinilai sebagai salah satu karya terbaik.

Kontribusi di Dunia Survei dan Politik

  • Pendiri SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting): lembaga survei politik yang berpengaruh dalam membaca tren elektoral di Indonesia.
  • Mantan Direktur LSI (Lembaga Survei Indonesia): memperkenalkan metode survei kuantitatif yang lebih sistematis.
  • Aktif di Media & Forum Publik: sering tampil dalam program Bedah Politik di kanal YouTube SMRC TV, membahas isu-isu politik terkini.

Baca juga: Saiful Mujani Serukan Jatuhkan Presiden Prabowo, Seskab Teddy Respons Singkat

Saiful Mujani Angkat Bicara Terkait Video Viral

Pada Maret 2026, ia menjadi sorotan publik setelah menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto sebaiknya dijatuhkan karena dianggap tidak bisa dinasihati. Pernyataan ini memicu perdebatan luas di media sosial dan forum politik.

Saiful Mujani buka suara terkait potongan video viral dirinya yang berbicara soal menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan tak ada kata makar dalam pernyataan politiknya. Adapun potongan pernyataan Saiful Mujani soal kepemimpinan Prabowo viral di media sosial. Dalam video yang beredar, pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) itu berbicara tentang menjatuhkan Prabowo.

"Saya alternatifnya bukan, bukan pada prosedur yang formal impeachment seperti itu, itu tidak akan jalan. Yang jalan hanya ini, bisa nggak kita mengonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo, hanya itu. Kalau nasihati Prabowo nggak bisa juga, bisanya hanya dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, bukan menyelamatkan Prabowo, tapi menyelamatkan diri kita dan bangsa ini," kata Saiful Mujani dalam video viral, dilihat Selasa (5/4/2026).

Saiful Mujani merespons pernyataannya yang viral. Dia menyebut ungkapan tersebut menyikapi ucapan Presiden Prabowo yang ingin menertibkan pengamat.

"Pernyataan saya di acara halalbihalal dengan tema halalbihalal pengamat yang mau ditertibkan. Saya bicara pada bagian akhir, penutup. Sebelumnya beberapa teman sudah bicara seperti Ubaidillah Badrun, Doktor Sukidi, Romo Setyo, Ferry Amsari, Islah Bahrawi, dan lain-lain. Semuanya memberikan pandangan evaluatif terhadap kinerja presiden yang sudah bekerja lebih dari satu tahun," kata Saiful Mujani.

"Secara khusus memberikan tekanan pada ancaman terhadap aktivis dan pengamat pascapernyataan prabowo yang akan menertibkan pengamat sesuai dengan data intelijen yang dia punya sebagai presiden," tambahnya.

Sikap Politik sebagai Warga Negara

Ia mengatakan pernyataan dalam video itu merupakan sikap politik sebagai warga negara, akademisi atau ahli ilmu politik. Saiful Mujani mengatakan kebebasan berpendapat dilindungi oleh UUD. "Termasuk pernyataan sikap saya bahwa Presiden Prabowo harus diturunkan sebagai jawaban atas kondisi politik kebangsaan akumulatif di bawah kepemimpinannya," kata Mujani.

Ia menekankan tak ada kata makar dalam pernyataan yang disampaikan. Ia menilai bisa saja pihak yang menuding makar tersebut salah paham. "Tidak ada kata 'makar' dalam pernyataan sikap saya, yang ada adalah ekspresi kebebasan berbicara, berpendapat dan berkumpul saya dengan teman-teman yang hadir. Semua itu adalah hak politik kami sebagai warga negara, dijamin UUD. Kata makar digunakan okeh staf KSP yang diposting di medsos. mungkin salah paham atau tidak mengerti hak-hak politik warga negara. Makar itu bahasa hukum," katanya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved