Iran Vs Amerika Serikat

Presiden AS Sebut Perang dengan Iran Segera Berakhir, Trump: Kapan pun Saya Inginkan, Maka Berakhir

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memberikan sinyal kuat bahwa operasi militer terhadap Iran dapat segera dihentikan. 

Istimewa
DONALD TRUMP - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pidato kenegaraan State of the Union, Selasa (24/2/2026). (WIKIMEDIA COMMONS/THE WHITE HOUSE) 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan perang dengan Iran diperkirakan akan segera berakhir dalam waktu dekat.

Trump menilai operasi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat telah mencapai sejumlah target strategis yang sebelumnya menjadi fokus utama dalam konflik tersebut.

Trump bahkan mengklaim berbagai fasilitas penting milik Iran telah berhasil dilumpuhkan, sehingga kemampuan militer negara tersebut dinilai melemah secara signifikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Donald Trump di tengah meningkatnya ketegangan militer antara kedua negara yang sempat memicu kekhawatiran dunia terhadap potensi konflik besar di kawasan Timur Tengah.

Baca juga: Fakta Netanyahu Diisukan Tewas dalam Serangan Balasan Iran, Tak Muncul Beri Kabar

Menurutnya, kondisi ini membuat jalannya konflik kini memasuki tahap akhir dan membuka peluang besar bagi berakhirnya perang dalam waktu tidak lama.

Meski demikian, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap akan mempertahankan tekanan militer untuk memastikan Iran tidak kembali melakukan tindakan yang dianggap mengancam.

Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian dunia internasional karena konflik kedua negara selama ini berpotensi memicu ketegangan yang lebih luas di kawasan.

Di balik pernyataan optimistis itu, Trump juga mengungkap sejumlah alasan yang menurutnya menjadi dasar keyakinan bahwa perang dengan Iran tidak akan berlangsung lama.

Baca juga: Manchester City Dibantai Real Madrid, Pep Guardiola Serukan Comeback di Etihad

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memberikan sinyal kuat bahwa operasi militer terhadap Iran dapat segera dihentikan. 

Menurutnya, hampir tidak ada lagi target yang tersisa di Iran untuk diserang oleh pasukan AS.

"Kapan pun saya ingin perang ini berakhir, maka akan berakhir," kata Trump dalam sebuah wawancara dengan Axios, dikutip dari AFP.

Meski kerap memberikan pesan yang simpang siur terkait garis waktu dan tujuan akhir perang ini, Trump kini mulai menunjukkan urgensi untuk menyudahi konflik. 

Salah satunya adalah lonjakan harga minyak global yang kian tak terkendali.

Trump berada dalam tekanan politik

Presiden berusia 79 tahun tersebut kini berada di bawah tekanan politik yang besar. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved