Berita Internasional

Presiden AS Donald Trump Diisukan Kena Stroke, Begini Jawaban Resmi Gedung Putih

Pihak Gedung Putih membantah rumor Presiden AS dibawa ke rumah sakit usai isu yang beredar di medsos

Istimewa
DONALD TRUMP - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pidato kenegaraan State of the Union, Selasa (24/2/2026). (WIKIMEDIA COMMONS/THE WHITE HOUSE) 

TRIBUN-MEDAN.com - Kondisi kesehatan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump terus menjadi sorotan setelah berbagai rumor berkembang.

Pihak Gedung Putih membantah rumor Presiden AS dibawa ke rumah sakit usai isu yang beredar di medsos yang menyebut Donald Trump dilarikan ke Pusat Medis Walter Reed di Washington DC

Akun resmi Rapid Response 47 di X, Minggu (5/4/2026) merilis bantahan keras terkait isu Presiden AS Donald Trump dilarikan ke Pusat Medis, Walter Reed.

Rumo yang beredar menyebutkan kondisi kesehatan Donald Trump ini dipicu oleh ketegangannya saat ikut menyaksikan langsung di situation room saat operasi penyelamatan dua pilot AS yang pesawatnya di tembak jatuh di Iran.

Disebut-sebut, Trump kembali mengalami stroke, gejala yang sudah lama dia tunjukkan di publik beberapa tahun terakhir.

Namun,  akun "Rapid Response 47" yang menjadi akun resmi pemerintahan Trump membantah isu-isu ini.

Satu di antara cuitannya berbunyi: "Kaum liberal yang gila mengarang teori konspirasi yang tidak masuk akal ketika @POTUS tidak berbicara kepada pers selama 12 jam. 

(Mereka tidak mengatakan apa pun ketika Biden secara rutin tidak berbicara kepada pers selama 12 hari) Jangan takut! 

Presiden Trump benar-benar tidak pernah berhenti bekerja."

Hanya, perlu dicatat kalau ini bukan kali pertama kesehatan presiden AS berusia 79 tahun itu menjadi sorotan.

Berikut daftar sejumlah rumor dan tanda-tanda seputar masalah kesehatan Donald Trump:

Tangan Memar

Spekulasi seputar kesehatan Trump mencuat tahun lalu saat foto-foto yang beredar  menunjukkan tanda merah dan memar misterius di tangannya.

Memar ini tampaknya ia coba sembunyikan setidaknya pada satu kesempatan dengan riasan .

Pada bulan Januari, saat penandatanganan 'Dewan Perdamaian' bersama para pemimpin dunia , Trump sekali lagi terlihat dengan memar biru besar di tangan kirinya - membentang dari buku jari tengahnya hingga ke pangkal ibu jarinya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved