Berita Viral

Kepsek di Balikpapan Dilaporkan Dugaan Pelecehan 5 Siswi SD, Nasibnya Kini Dinonaktifkan

Menurutnya, berdasarkan data awal yang diterima penyidik, terdapat lima korban dalam kasus tersebut.

Kompas.com
BERI KETERANGAN - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik, memberikan keterangan soal oknum Plt Kepala Sekolah yang diduga jadi pelaku pelecehan, kini sudah dinonaktifkan.(KOMPAS.Com/Erik Alfian) 

TRIBUN-MEDAN.com - Plt kepala sekolah (kepsek) di satu sekolah dasar (SD) negeri di Kecamatan Balikpapan Tengah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap lima siswi.

Nasib kepsek tersebut telah dilaporkan ke polisi dan sudah dinonaktifkan.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Balikpapan saat ini tengah menangani laporan tersebut dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta dugaan kasus tersebut.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy, membenarkan bahwa laporan terhadap kepala sekolah tersebut telah diterima dan sedang diproses oleh penyidik. 

Baca juga: Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Rahmadani Siagian, Mayat Wanita Dalam Boks Kontainer Tanpa Busana

“Iya, benar, saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Jerrold. 

Menurutnya, berdasarkan data awal yang diterima penyidik, terdapat lima korban dalam kasus tersebut.

 Seluruhnya merupakan siswi perempuan yang masih di bawah umur dan bersekolah di SD negeri tempat terlapor bertugas.

“Informasi awal ada lima orang korbannya, perempuan,” imbuh dia. Penyidik saat ini masih mendalami berbagai keterangan untuk memastikan kronologi dugaan kejadian tersebut.

Polisi juga akan memanggil pihak terlapor guna dimintai klarifikasi terkait laporan yang masuk. 

Baca juga: Bupati Simalungun Anton Saragih Copot Sejumlah Pejabat, Berikut Daftarnya

“Masih dalam proses,” kata Jerrold. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Balikpapan AKP Agus Fitriadi menyatakan bahwa penanganan perkara masih berada pada tahap penyelidikan.

Penyidik Unit PPA masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak sebelum menyimpulkan hasil pemeriksaan.

“Kalau sudah selesai, Pak Kapolresta akan merilisnya ke teman-teman wartawan,” ujarnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan Bereaksi Cepat

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan Irfan Taufik mengaku sudah menonaktifkan pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah dasar (SD) di Balikpapan Tengah, yang diduga terlibat kasus pelecehan seksual terhadap lima siswi tersebut.

Irfan menjelaskan, terduga pelaku masih berstatus pelaksana tugas kepala sekolah dan belum menjabat secara definitif.

Baca juga: DITOLAK! Praperadilan Gus Yaqut Tak Diterima Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Tetap Jadi Tersangka

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved