Berita Viral

AWAL Mula Dokter Spesialis SDA Ketahui Istrinya dr EHF Kepala Puskesmas Selingkuh dengan Pria Lain

Lebih lanjut, dr. SDA menyampaikan sebelumnya juga telah melaporkan persoalan ini ke Polresta Yogyakarta.

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blora, Heru Eko Wiyono, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan perselingkuhan oknum kepala puskesmas dan berkoordinasi dengan instansi terkait. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Hancurnya hati seorang dokter spesialis, dr. SDA melaporkan istrinya berinisial dr. EHF, yang menjabat sebagai kepala puskesmas, atas dugaan menjalin hubungan dengan seorang dokter ASN berinisial DK yang juga menjabat kepala puskesmas di wilayah Kabupaten Blora.

Laporan tersebut ditujukan kepada Bupati Blora, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, serta Kepala BKPSDM Kabupaten Blora.

Selain itu, dr. SDA juga sempat melapor ke Polresta Yogyakarta pada Juli 2025.

Dalam surat pengaduan, dr. SDA menyebut dugaan hubungan tersebut telah diketahuinya sejak Januari 2025.

Untuk memperkuat laporan, ia melampirkan sejumlah bukti berupa tangkapan layar percakapan, pesan langsung (DM) Instagram, serta bukti reservasi hotel di Yogyakarta.

"Istri saya telah melakukan tindak perselingkuhan yang saya ketahui sejak bulan Januari 2025 sampai sekarang dengan laki-laki tersebut yang juga berstatus sebagai ASN Kabupaten Blora," terang dr. SDA dalam keterangannya dikutip Kamis (26/2/2026).

Lebih lanjut, dr. SDA menyampaikan sebelumnya juga telah melaporkan persoalan ini ke Polresta Yogyakarta.

Ia berharap aparat kepolisian bisa melakukan pemeriksaan lebih dalam terkait bukti menginap keduanya pada tanggal 2-3 Juli 2025.

"Saya berharap pimpinan daerah dapat mengambil tindakan tegas terhadap kedua oknum tersebut. Perbuatan mereka tidak hanya mengkhianati keluarga, tetapi juga mencoreng citra ASN di wilayah Kabupaten Blora,"ujarnya.

Baca juga: PEMKAB Selidiki Perselingkuhan Bu Dokter dengan Kepala Puskesmas, Hubungan Sudah Terjadi Setahun

Tim Khusus Pemeriksa Sudah Dibentuk

Pemerintah Kabupaten Blora telah menindaklanjuti laporan dugaan perselingkuhan yang melibatkan sesama Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut.

Tim pemeriksa dibentuk untuk mendalami aduan yang sebelumnya dilayangkan oleh seorang dokter spesialis berinisial dr. SDA.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blora, Heru Eko Wiyono, membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan berkoordinasi dengan instansi terkait. 

"Jadi perlakuan terhadap permasalahan apapun pengaduan itu, yang pertama kali untuk menindaklanjuti itu adalah atasan langsung masing-masing. Sehingga untuk pengaduan seperti tentang teman-teman Nakes ya kita serahkan ke Dinkesda, untuk segera menindaklanjuti dengan cara ada yang mungkin pakai atasan langsung atau membentuk tim," jelasnya dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).

Heru menjelaskan, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Blora telah mengirimkan surat kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Blora guna meminta personel untuk pembentukan tim pemeriksa.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved