Banjir dan Longsor di Sumut

SOSOK Gus Irawan, Bupati Tapsel yang Berani Beberkan 11 Nama Bos Penebang Pohon di Wilayahnya

Gus Irawan berani mengungkap sejumlah nama bos-bos penebang pohon Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT).

Instagram @banggusirawan
COPOT PEJABAT- Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu (tengah) baru saja mencopot tiga pejabat yang kerap melakukan pungli. Kini Gu Irawan baru saja berani beberkan 11 nama bos penebang pohon di wilayahnya. 

TRIBUN-MEDAN.com - Simak sosok Gus Irawan Pasaribu, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) yang berani beberkan 11 nama bos penebang pohon di wilayahnya.

Para penebang pohon itu diduga menjadi penyebab terjadinya banjir bandang dan longsor di Tapanuli Selatan.

Mereka diduga melakukan pembalakan liar hingga berujung banjir bandang dan tanah longsor menerjang wilayah Tapsel pada akhir November 2025 lalu.

Gus Irawan berani mengungkap sejumlah nama bos-bos penebang pohon Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT).

Gus Irawan turut menyenggol Kementerian Kehutanan (Kemenhut) karena tidak dilibatkan dalam proses pemberian izin PHAT.

Baca juga: Zikri Ferdiansyah Akhirnya Kembali Gabung ke PSMS Medan, Quba dan Arif Terjebak Buat Pelatih Cemas

"Saya bongkar saja. Kami tidak dilibatkan baik setelah terbitnya PHAT dari Kemenhut hingga masuk ke SIPUHH (Sistem Informasi Penatausahaan Hasil Hutan)," ucapnya, dikutip dari TribunMedan.com, Minggu (7/12/2025).

"Sejak kapan PHAT ini mereka terbitkan kami tidak tahu. Karena tidak dilibatkan sama sekali," tambah Gus Irawan.

Menurutnya Kemenhut memiliki peran penting terkait boleh tidaknya terkait aktivitas penebangan pohon di kawasan hutan.

Gus Irawan mengibaratkan Kemenhut sebagai petugas tiket, sementara PHAT adalah karcisnya.

"Kalau sudah disetujui kemenhut, orang boleh tebang kayu. Memang bukan izin namanya. Sama ini nonton bioskop pun bukan pakai surat izin, tapi karcis," tegasnya.

Baca juga: Banjir di Hutanabolon Tapteng Datang Seperti Tsunami, Juwita: Parahlah, Gak Terbayangkan

Gus Irawan lalu mendesak agar agar Kemenhut turun untuk melihat lokasi.

Ia menilai langkah itu penting sebagai komitmen menjaga hutan.

"Saya undang mereka untuk turun ke lapangan. Begitu juga dengan teman-teman saya di Komisi IV DPR. Ayo sama-sama ke lokasi," tandasnya.

Sementara 11 nama bos penebang pohon yang dibongkar Gus Irawan, yakni:

  1. Jalaluddin Pangaribuan;
  2. Jont Anson Silitonga;
  3. Muhammad Nur Batubara;
  4. Muhammad Agus Irian;
  5. Irsan Ramadan Siregar;
  6. Hamka Hamid Nasution;
  7. Feri Saputra Siregar;
  8. David H. Panggabean;
  9. Anggara Fatur Rahman Ritonga;
  10. Ramlan Hasri Siahaan;
  11. Asmadi Ritonga.

Baca juga: Belasan Hari Makan Nasi Pakai Mie Instan dan Ikan Asin, Warga Tapteng: yang Penting Perut Terisi

Mereka ada yang status PHAT miliknya tidak aktif dan telah dibekukan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved