Banjir dan Longsor di Sumut
33 Korban Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah Masih Belum Ditemukan, Begini Kata Basarnas
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mencatat sebanyak 33 korban masih hilang dan belum ditemukan hingga hari ini, Selasa (3/2/2026).
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mencatat sebanyak 33 korban masih hilang dan belum ditemukan hingga hari ini, Selasa (3/2/2026). Padahal bencana banjir dan longsor sudah terjadi sejak bulan September akhir tahun 2025 lalu.
Menanggapi itu, Humas Basarnas Kewilayahan Tapteng-Nias Asanimu Waruwu mengatakan, korban hilang terbanyak terjadi di Kecamatan Tukka.
Namun ia tak merinci secara detail, berapa korban hilang di Kecamatan Tukka dan sekitarnya.
"Kita tetap lakukan pencarian, tapi dilanjutkan dengan pemantauan. Itu daerah terbanyak korban hilang di Tukka," jelasnya saat dikonfirmasi Tribun Medan, Selasa (3//2/2026).
Menurutnya, sulitnya akses dan titik area bencana untuk proses pencarian korban hilang untuk ditemukan.
"Sehingga sistemnya sekarang, apabila ada warga yang menemukan korban hilang tersebut maka kita akan melakukan identifikasi. Karena, saat ini kita sudah tahu kalau aksesnya sulit," ucapnya.
Untuk itu, ia meminta agar pemerintah mempercepat perbaikan akses jalan dan menurunkan alat berat yang lebih banyak.
"Menurunkan alat berat yang lebih banyak karena semakin cepat perbaikan, semakin besar kemungkinan korban hilang lebih cepat ditemukan," jelasnya.
Diketahui, berdasarkan instagram resmi Pemkab Tapteng @pemkabtapanulitengah tercatat korban meninggal dunia capai 131 jiwa.
Sementara jumlah yang masih mengungsi 1626 jiwa. Dan jumlah korban terdampak 296.453 jiwa. (Cr5/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Derita Warga Garoga Puasa Sahur Makan Mi Instan |
|
|---|
| Kunjungi Tapteng, Titiek Soeharto dan Kapolri Bawa Bantuan 16 Truk: Semoga Bisa Bermanfaat |
|
|---|
| Kepastian Akan Ada Tersangka Banjir Bandang Garoga, Kejagung Terus Dalami Keterlibatan PT TBS |
|
|---|
| Dana Bansos dari Kemensos Tak Kunjung Cair, Warga Hutanabolon Tapteng Masih Tunggu Janji Pemerintah |
|
|---|
| Ketika Anies Sebut Deforestasi 97 Persen Berstatus Legal, 5,4 Juta Pohon di Hutan Batangtoru Hilang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Data-Korban-hilang-dan-meninggal-pasca-bencana-banjir-dan-longsor-di-Kabupaten.jpg)