TRIBUN WIKI

Masjid Lama Gang Bengkok: Sejarah Keislaman dan Budaya Tionghoa yang Menyatu

Masjid Lama Gang Bengkok di Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan adalah satu diantara masjid tertua di Medan.

Tribun-medan.com/Husna Fadilla Tarigan/Husna Fadilla Tarigan
MASJID BERSEJARAH- Suasana di Masjid Lama Gang Bengkok, Medan. Masjid bersejarah dengan akulturasi arsitektur Melayu dan Tionghoa ini kembali menjadi pusat ibadah dan aktivitas sosial masyarakat di tengah momentum Ramadan yang berdekatan dengan perayaan Imlek 2026.(TRIBUN MEDAN/HUSNA FADILLA) 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Warga Kota Medan tentunya sudah tidak asing lagi dengan Masjid Lama Gang Bengkok.

Masjid yang terletak di Jalan Masjid, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara ini menjadi satu diantara masjid tertua di Kota Medan.

Masjid yang sekarang menjadi ikon wisata di Kota Medan ini awalnya cuma berbentuk musala saja.

Baca juga: Cap Go Meh 2026: Tanggal, Makna, dan Sejarah yang Perlu Anda Ketahui

“Terdapat sumur pertama di Medan di dalam masjid ini, yang berasal dari tahun 1700-an dengan diameter 2x2 meter dan kedalaman 20 meter,” kata Silmi Tanjung, pengurus masjid, Rabu (18/2/2026).

Masjid Lama Gang Bengkok yang merupakan satu di antara masjid bersejarah di Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (12/4/2023) 
 
Masjid Lama Gang Bengkok yang merupakan satu di antara masjid bersejarah di Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (12/4/2023)    (Tribun Medan/Diana Aulia)

Sejarah Berdirinya Masjid Lama Gang Bengkok

Keberadaan bangunan Masjid Lama Gang Bengkok berawal dari sebuah musala kecil yang ada di Gang Bengkok.

Karena keberadaannya sangat penting bagi umat Islam, pihak terkait kemudian memutuskan untuk membangun masjid di sana.

Tokoh Tionghoa yang cukup mahsyur di Kota Medan, yakni Kapten Tjong A Fie kemudian membiayai pembangunan masjid ini.

Baca juga: Sejarah PT Garuda Mas Perkasa, Pabrik Sendal Merk Swallow yang Kebakaran

Kapten Tjong A Fie adalah seorang pengusaha sukses, bankir, dan tokoh penting dalam sejarah Kota Medan, Sumatera Utara.

Selain peran dari Tjong A Fie, pihak yang ikut terlibat dan berperan penting dalam pembangunan Masjid Lama Gang Bengkok adalah Syeikh Muhammad Yacob (ulama Mandailing) dan Mufti Syeikh Hasan Maksum.

Keduanya mendukung penuh pembangunan Masjid Lama Gang Bengkok, yang masih bisa disaksikan masyarakat hingga saat ini.

Corak Beragam Budaya

Masjid Lama Gang Bengkok memiliki arsitektur yang unik.

Baca juga: Sejarah 1 Desember HUT OPM yang Kerap Diatensi Aparat Hukum

Masjid ini memiliki corak beragam budaya.

Arsitekturnya menggabungkan gaya Melayu, Persia, dan Tionghoa.

Bila dilihat dari bagian atap masjid yang melebar dan melengkung, maka ini menunjukkan simbol seperti kelenteng. 

Kemudian, dari corak yang menonjolkan kuning dan hijau, tak lain mewakili budaya atau menonjolkan masyarakat Melayu dan Islam. 

MASJID LAMA - Suasana Masjid Lama Gang Bengkok, salah satu bukti sejarah yang penuh toleransi di Medan, Rabu (5/3/2025). Masjid ini kembali menyediakan menu berbuka puasa selama bulan Ramadan.
MASJID LAMA - Suasana Masjid Lama Gang Bengkok, salah satu bukti sejarah yang penuh toleransi di Medan, Rabu (5/3/2025). Masjid ini kembali menyediakan menu berbuka puasa selama bulan Ramadan. (TRIBUN MEDAN/HUSNA FADILLA TARIGAN)

Baca juga: 10 Masjid Tertua di Indonesia yang Menjadi Sejarah Perjalanan Islam di Nusantara

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved