Medan Terkini

Diancam Parang dalam Angkot di Medan, Dua Penumpang Wanita Nekat Melompat dan Satu Tak Sadarkan Diri

Aksi pencurian dengan kekerasan terjadi di dalam angkutan kota (angkot) nomor 81, pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. 

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
BEGAL DI ANGKOT - Penampakan sang supir angkot 81 diancam oleh seorang pria tak dikenal menggunakan sebilah parang di lehernya, dikawasan Simpang Jalan KIM, Medan, Rabu (8/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi pencurian dengan kekerasan terjadi di dalam angkutan kota (angkot) nomor 81, pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. 

Dua orang wanita menjadi korban, yakni NNT (24), seorang mahasiswa warga Simpang Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, dan EPH (24), karyawan apotek, warga Griya Martubung I. 

Hingga kini, EP dilaporkan belum sadarkan diri akibat luka yang dialaminya.

Peristiwa ini bermula, kedua korban naik ke angkot dari kawasan Jalan Simpang Martubung. Aksi begal diduga mulai terjadi saat kendaraan melintas di sekitar Simpang Jalan KIM. 

Pelaku disebut menggunakan senjata tajam jenis parang untuk mengancam para penumpang di dalam angkot.

Kondisi yang mencekam, keduanya pun nekat melompat dari angkot yang masih melaju saat berada di sekitar SPBU Simpang Kayu Putih. 

Aksi nekat tersebut menyebabkan kedua korban mengalami luka serius. EPH harus mendapatkan penanganan intensif di Rumah Sakit Mitra Medika dan hingga kini belum sadarkan diri.

Berdasarkan dari rekaman video yang viral di media sosial, terlihat angkot terus melaju dengan kecepatan tinggi dan sempat dikejar oleh para pengendara yang diduga korban tabrak lari. 

Saat pengendara berhasil mendekati sisi sebelah kiri angkot sambil merekam, ternyata sang sopir sedang diancam dengan sebilah parang yang menempel di lehernya. 

Melihat situasi tersebut, pengendara tersebut pun melambatkan lajunya.

Hingga kini, belum diketahui kondisi pasti sopir angkot tersebut.

Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami kerugian berupa dua unit ponsel dan sejumlah barang berharga lainnya.

Pihak kepolisian dari Polsek Medan Labuhan telah menerima laporan dan saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

Kanit Reskrim Medan Labuhan IPTU Dr. Nodi, saat dikonfirmasi, Rabu (8/4/2026), menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut.

"Kami sudah menerima laporan dan saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang melakukan aksi tersebut," pungkasnya.

(Cr9/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved