Mirip dengan Konsep Jaklingko, BRT Mebidang Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini
Dikatakannya, dari jumlah tersebut, 10 koridor berada di wilayah Kota Medan dan dua koridor lainnya untuk kawasan Mebidang.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dinas Perhubungan Sumut menargetkan bus listrik atau Bus Rapid Transit (BRT) dengan rute Medan – Binjai - Deliserdang (Mebidang) mulai beroperasi tahun ini.
Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut Rochani Litiloly mengatakan, sebanyak 12 koridor akan difasilitasi BRT pada tahap awal operasional.
Dikatakannya, dari jumlah tersebut, 10 koridor berada di wilayah Kota Medan dan dua koridor lainnya untuk kawasan Mebidang.
"Kedua koridor ini dikelola oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan. Dan direncanakan mulai beroperasi di tahun in," jelasnya, Senin (9/3/2026).
Ada pun dua koridor yang berada di bawah pengawasan Pemprov Sumut yaitu rute Binjai – Medan -Carrefour serta Lubukpakam – Amplas - Simpang Pelangi.
“Ini bertujuan untuk mengurangi emisi dan penggunaan kendaraan pribadi karena di daerah kita penggunaan kendaraan pribadi terus meningkat. Itu karena transportasi umumnya masih minim, mudah-mudahan bisa kita nikmati tahun ini,” ucapnya.
Baca juga: Gibson Tegaskan Proyek Infrastruktur Halte BRT Mebidang Jangan Merusak Drainase dan Hak Pejalan
Menurut Rochani, pemerintah saat ini masih merumuskan secara detail kebutuhan jumlah bus serta mempersiapkan pembangunan depo pengisian bus listrik.
Kemudian, lanjutnya, proses pemesanan bus listrik diperkirakan membutuhkan waktu sekitar lima bulan.
“Masih dalam proses, dan demand-nya masih terus berubah misalnya dari 17 koridor menjadi 14 kemudian 12. Itu akan menentukan jumlah bus dan depo yang kita butuhkan. Setelah kontrak selesai, kita masih menunggu paling tidak lima bulan untuk pemesanan bus listriknya karena bus ini build up,” kata Rochani.
Sementara itu, Tenaga Ahli Dishub Pemprov Sumut Darwin Purba mengatakan, sistem BRT yang akan diterapkan mirip dengan konsep Jaklingko di Jakarta. Diharapkannya, angkutan kota yang sudah ada dapat berperan sebagai feeder atau pengumpan menuju jalur BRT.
“BRT punya jalur khusus sendiri, seperti Transjakarta, jadi dia akan lebih cepat. Kemudian kita juga berupaya agar angkot yang ada menjadi feeder untuk BRT, sehingga semua terintegerasi," singkatnya.
| Gubsu Bobby Nasution Minta Penyediaan Bus Rapid Trans Medan-Binjai-Deli Serdang Dipercepat |
|
|---|
| Gubernur Bobby Nasution Dukung Percepatan Implementasi Bus Rapid Trans Mebidang |
|
|---|
| Dishub Sumut Percepat Bangun Depo BRT Mebidang, 32 Halte Terkoneksi |
|
|---|
| Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Penutup Proyek BRT Medan Roboh, Pekerja :Tidak Ada Korban |
|
|---|
| Proyek Pembangunan Depo BRT Mebidang Dimulai, Anggaran Capai Rp 1,9 Triliun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bus-listrik-melintas-di-depan-Balai-Kota-Medan-Jalan-Raden-Saleh_1.jpg)