Akses Sulit Jadi Kendala, 33 Korban Banjir Longsor Belum Ditemukan

Untuk itu, ia meminta agar pemerintah mempercepat perbaikan akses jalan dan menurunkan alat berat yang lebih banyak.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
BENCANA ALAM - Kondisi di lorong 3 dan 4, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, hampir musnah tertimbun longsor, Sabtu (6/12/2025). Sebanyak 301 rumah rusak berat, dan 20 orang meninggal dunia. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mencatat sebanyak 33 korban masih hilang dan belum ditemukan hingga Selasa (3/2/2026). Padahal bencana banjir dan longsor sudah terjadi sejak bulan September akhir tahun lalu.

Menanggapi hal itu, Humas Basarnas Kewilayahan Tapteng-Nias Asanimu Waruwu mengatakan, korban hilang terbanyak terjadi di Kecamatan Tukka. Namun ia tak merinci secara detail, berapa korban hilang di Kecamatan Tukka dan sekitarnya.

"Kita tetap lakukan pencarian, tapi dilanjutkan dengan pemantauan. Itu daerah terbanyak korban hilang di Tukka," jelasnya saat dikonfirmasi Tribun Medan, Selasa (3/2/2026).

Menurutnya, akses dan titik area bencana yang sulit jadi kendala.

"Sehingga sistemnya sekarang, apabila ada warga yang menemukan korban hilang tersebut maka kita akan melakukan identifikasi. Karena, saat ini kita sudah tahu kalau aksesnya sulit," ucapnya.

Baca juga: Atasi Banjir, Pemprov Bangun Tanggul Sepanjang 800 Meter di Sungai Batang Serangan  

Untuk itu, ia meminta agar pemerintah mempercepat perbaikan akses jalan dan menurunkan alat berat yang lebih banyak.

"Menurunkan alat berat yang lebih banyak karena semakin cepat perbaikan, semakin besar kemungkinan korban hilang lebih cepat ditemukan," jelasnya.

Diketahui, berdasarkan instagram resmi Pemkab Tapteng @pemkabtapanulitengah tercatat, korban meninggal dunia capai 131 jiwa. Sementara jumlah yang masih mengungsi 1.626 jiwa. Serta jumlah korban terdampak 296.453 jiwa.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved