Program Pemerataan Pembangunan di Seluruh Wilayah Kota, Medan Utara Jadi Prioritas
Pemerintah Kota Medan berkomitmen menghadirkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kota.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Kota Medan berkomitmen menghadirkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kota. Tahun ini, kawasan Medan bagian Utara menjadi fokus utama melalui berbagai program infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Medan, Rico Waas saat menghadiri Safari Ramadan Pemko Medan di Masjid Al Huda, Jalan Rawe IV, Kecamatan Medan Labuhan. Dalam suasana penuh kehangatan Ramadan, Wali Kota menegaskan bahwa Pemko Medan tidak ingin lagi ada anggapan wilayah Medan Utara sebagai “anak tiri” pembangunan.
“Pada tahun anggaran ini, sekitar 35 persen alokasi pembangunan kita fokuskan untuk kawasan Medan Utara. Kita ingin masyarakat di Medan Labuhan, Belawan, Medan Deli hingga Marelan merasakan pembangunan yang merata,” ujarnya, Selasa (17/3).
Menurutnya, prioritas pembangunan akan difokuskan pada perbaikan jalan dan pembenahan sistem drainase yang selama ini menjadi keluhan utama warga, terutama di wilayah pesisir.
Tak hanya infrastruktur fisik, Rico Waas juga menekankan pentingnya penguatan peran masjid sebagai pusat solusi sosial masyarakat. Ia mengajak Badan Kemakmuran Masjid (BKM) untuk aktif membina generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif seperti narkoba, tawuran, dan judi online.
Pemko Medan, lanjutnya, siap mendorong berbagai program pemberdayaan ekonomi pemuda, seperti pelatihan keterampilan barista dan pangkas rambut yang dapat didukung melalui dana pemberdayaan di tingkat kecamatan. “Kita ingin anak-anak muda memiliki kegiatan positif dan produktif. Masjid harus menjadi ruang pembinaan, baik secara spiritual maupun ekonomi,” katanya.
Melalui kolaborasi antara pembangunan infrastruktur dan penguatan kehidupan sosial berbasis masjid, Pemko Medan optimistis kualitas hidup masyarakat Medan Utara akan meningkat dalam waktu dekat.
Di kesempatan tersebut, Rico Waas juga mengungkapkan rasa haru karena bulan suci Ramadan sudah memasuki penghujungnya. Ia berharap seluruh ibadah yang dilakukan selama Ramadan membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat.
Selain bersilaturahmi, Pemko Medan turut menyerahkan berbagai bantuan untuk Masjid Al Huda, di antaranya hibah pembangunan sebesar Rp50 juta, bantuan sosial Rp10 juta, paket Ramadan, akta pendirian koperasi masjid, satu unit gerobak usaha, 100 bibit cabai, program budidaya ikan dalam ember, satu set tenis meja, rak buku, buku bacaan dan akses e-book, serta santunan bagi 50 anak yatim piatu.
Pemko Medan juga menghadirkan layanan kesehatan dan administrasi kependudukan guna memudahkan masyarakat setempat.
Baca juga: Kejar Standar Internasional, Kadis Perkim Diminta Seriusi Proyek Stadion Teladan
Penanganan Narkoba Bukan Wacana
WALI Kota Medan Rico Waas menegaskan penanganan peredaran narkoba di wilayah Medan Belawan harus dilakukan secara terpadu dan tidak boleh berhenti pada sebatas wacana. Ia meminta seluruh unsur pemerintah bersama aparat penegak hukum segera mengambil langkah nyata untuk menutup serta menindak lokasi-lokasi penyalahgunaan narkoba yang selama ini meresahkan masyarakat.
Rico mengungkapkan dirinya bersama sejumlah aparat telah meninjau langsung lokasi yang dilaporkan masyarakat pada Selasa (10/3). Dari hasil peninjauan tersebut, ditemukan sejumlah titik yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan sekaligus transaksi narkoba.“Kami turun langsung ke empat titik lokasi. Semua kami buka, dan ternyata memang ada tempat penyalahgunaan sekaligus transaksi narkoba di sana,” ujarnya, Minggu (15/3).
Menurutnya, temuan tersebut menunjukkan aktivitas peredaran narkoba di kawasan Belawan sudah berlangsung cukup lama dan berulang. Ia meyakini masih ada lokasi serupa yang tersebar di wilayah tersebut.
Kondisi ini, kata Rico, menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat karena berpotensi memengaruhi anak-anak dan generasi muda serta menciptakan lingkungan yang tidak aman. Karena itu, ia menegaskan pentingnya langkah konkret dan cepat dari seluruh pihak untuk mengatasi persoalan tersebut. “Mulai sekarang kita tidak hanya bersepakat di ruang rapat, tetapi bersepakat di lapangan. Kondisi ini sangat urgen dan harus segera kita sikapi,” tegasnya.
Rico Waas juga mendorong pembentukan tim khusus yang melibatkan berbagai unsur untuk menangani persoalan di Belawan secara komprehensif, mulai dari peredaran narkoba, aksi tawuran, hingga gangguan keamanan lainnya. (dyk/Tribun-Medan.com)
korban banjir di Medan Utara
Safari Politik ke Medan Utara
Potensi Investasi Medan Utara
kawasan Medan Utara
| Usai Banjir, Masalah Sampah dan Kesehatan Butuh Perhatian, Warga Medan Utara Masih Lumpuh |
|
|---|
| Polres Pelabuhan Belawan Salurkan Bantuan kepada Pengungsi Banjir di Gereja BNKP Tangkahan |
|
|---|
| Polres Pelabuhan Belawan dan Bhayangkari Bagikan Makanan Siap Saji untuk Warga Korban Banjir |
|
|---|
| Potensi Investasi Medan Utara, Rico Waas Dapati Peluang Sekaligus Tantangan Layanan Publik |
|
|---|
| Safari Politik ke Medan Utara, Edy Rahmayadi Bahas Banjir Rob, Nelayan, SDM Tak Tamat SMA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Wali-Kota-Medan-Rico-Waas-saat-menyerahkan-secara-simbolis-1000-paket.jpg)