Atasi Banjir, Pemprov Bangun Tanggul Sepanjang 800 Meter di Sungai Batang Serangan
Pemprov Sumut juga akan melaksanakan sejumlah pembangunan infrastruktur pengendalian banjir
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan proyek penguatan tebing Sungai Batang Serangan di Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, mulai dikerjakan tahun ini.
Diketahui, tebing Sungai Batang Serangan mengalami abrasi di sejumlah titik dekat permukiman warga. Sehingga menyebabkan banjir pada bulan September 2025.
Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Rizal Hasibuan, mengatakan, proyek penguatan tebing tersebut masuk dalam Proyek Strategis Daerah (PSD) bidang pembangunan infrastruktur pengendalian banjir.
“Untuk tahun 2026 ada kita tampung dana itu, Rp 45 miliar, salah satunya untuk menangani itu (penguatan tebing sungai Batang Serangan),"jelasnya, Selasa (3/2/2026).
Dijelaskannya, pihaknya akan membangun tanggul sepanjang 800 meter di Sungai Batang Serangan. Pembangunan tersebut ditargetkan mulai berjalan setelah proses kontrak selesai pada Maret 2026.
"Ya itu tadi, kita harapkan di bulan tiga (Maret) kita sudah kontrak semua,” ucapnya.
Baca juga: Pascabanjir, Pemerintah Bangun Tanggul Kembalikan Jalur Sungai
Diterangkannya, progres penguatan tanggul sungai ini masih dalam tahap mengirimkan alat berat untuk pembangunan tanggul semi permanen sebagai penanganan bencana pada masa tanggap darurat.
"Sudah dibangun tanggul selama masa tanggap darurat, dibangun semi permanen, nah di tahun 2026 ini, kita bangun permanen yang sudah dianggarkan,” ucapnya.
Diketahui, Sungai Batang Serangan juga telah ditinjau langsung oleh Gubernur Bobby Nasution pada akhir tahun 2025, sekaligus memastikan penanganan segera dilakukan.
Selain di Kabupaten Langkat, Pemprov Sumut juga akan melaksanakan sejumlah pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di beberapa daerah lainnya.
Diantaranya rehabilitasi Waduk Tanjungpura di Kabupaten Langkat pada tahun 2026, pembangunan perkuatan tebing Sungai Aek Haidupan sepanjang 150 meter di Kabupaten Tapanuli Utara.
Terakhir, perkuatan tebing Sungai Gomo sepanjang 100 meter di Desa Hilinawalo Fau, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan.
| Tanggul Jebol, Tiga Desa Lumbung Padi di Batubara Terancam Banjir |
|
|---|
| Pembangunan Tanggul Sungai dan Sabo Dam di Tapteng Mulai Dikerjakan Awal Maret |
|
|---|
| Pascabanjir, Pemprov Sumut Bakal Bangun Tanggul Sungai Batang Serangan Langkat Sepanjang 800 Meter |
|
|---|
| Debit Air Sungai Batang Serangan Tinggi, Rumah Masyarakat di Langkat Sempat Terendam |
|
|---|
| Tanggul Sungai Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Blokir Jalan Menuju Pelabuhan Belawan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Banjir-di-pemukiman-warga-Kecamatan-Batang-Serangan.jpg)