Banjir dan Longsor di Sumut

Posko Kesehatan UMI di Tukka Pascabencana: Menembus Wilayah Terisolasi untuk Pelayanan Kesehatan

Kehadiran posko kesehatan UMI menjadi harapan baru bagi warga Onon Tukka yang selama ini kesulitan mengakses layanan medis.

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Tim Relawan Bantuan Medis dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar mengambil langkah berani dengan menembus wilayah yang terisolasi dan mendirikan posko kesehatan darurat di Onon Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Minggu (14/12/2025). 

TRIBUN-MEDAN.Com, TAPANULI TENGAH - Bencana alam banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Lingkungan III Onon Tukka, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada akhir November 2025 lalu, telah meninggalkan dampak yang sangat serius bagi masyarakat setempat.

Sekitar 550 kepala keluarga terdampak, akses terhadap layanan kesehatan menjadi sangat terbatas dan kritis. Kondisi ini memaksa masyarakat dan pihak terkait untuk mencari solusi cepat agar kebutuhan medis dasar tetap terpenuhi.

Menanggapi situasi darurat tersebut, Tim Relawan Bantuan Medis dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar mengambil langkah berani dengan menembus wilayah yang terisolasi dan mendirikan posko kesehatan darurat di Onon Tukka, Minggu (14/12/2025).

Posko ini didirikan tepat di samping Puskesmas Tukka yang mengalami kerusakan parah sehingga belum dapat beroperasi secara normal.

Wilayah Onon Tukka merupakan salah satu titik terdampak terparah akibat bencana ini. Kerusakan infrastruktur, khususnya fasilitas kesehatan, membuat masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan medis.

Dalam kondisi darurat, warga bahkan membuka puskesmas secara terbatas untuk mengambil obat-obatan dan peralatan medis dasar, menandakan betapa mendesaknya kebutuhan akan layanan kesehatan.

TIM Medis UMI di Tukka Tapteng
Tim Relawan Bantuan Medis dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar mengambil langkah berani dengan menembus wilayah yang terisolasi dan mendirikan posko kesehatan darurat di Onon Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Minggu (14/12/2025).

Peran Posko Kesehatan Darurat UMI

Posko kesehatan yang didirikan oleh Tim Relawan UMI berfungsi sebagai pusat pelayanan medis sementara yang memprioritaskan kelompok rentan seperti balita dan lansia.

Dalam siaran pers pihak UMI yang diterima Tribun-medan.com, Minggu (14/12), hingga saat ini, sebanyak 90 pasien telah menerima layanan medis langsung di posko tersebut.

Keluhan yang paling umum adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, dan infeksi kulit, yang sering muncul pada situasi pascabencana.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemantauan kondisi fisik lansia, pemeriksaan kesehatan anak dan balita, serta pemberian obat-obatan sesuai indikasi medis.

Selain itu, tim juga menyalurkan bantuan logistik berupa susu, makanan tambahan, air minum bersih, dan perlengkapan kebersihan pribadi untuk mencegah penyakit lanjutan.

UMI Makassar di Tapteng
Tim Relawan Bantuan Medis dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar mengambil langkah berani dengan menembus wilayah yang terisolasi dan mendirikan posko kesehatan darurat di Onon Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Minggu (14/12/2025).

Dampak Posko bagi Masyarakat

Kehadiran posko kesehatan UMI menjadi harapan baru bagi warga Onon Tukka yang selama ini kesulitan mengakses layanan medis.

Romatua Nanjaya Sitompul, salah satu warga, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran tim relawan yang datang jauh dari Makassar.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved