Banjir dan Longsor di Sumut

Tanggap Cepat Tim Medis FK UMI di Sibolga Pascabencana Banjir dan Longsor: Perkuat Layanan Kesehatan

Keterlibatan Fakultas Kedokteran UMI dalam penanganan bencana ini juga memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa.

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
MISI KEMANUSIAAN: Tim Medis UMI Makassar mendirikan posko kesehatan pertama yang memberikan layanan langsung kepada warga terdampak bencana banjir dan longsor di Desa Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Sabtu (13/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Tim Medis Fakultas Kedokteran UMI di Sibolga
  • Dukung Warga Pascabencana, Perkuat Layanan Kesehatan
  • Respons Cepat Pascavideo Call Walikota Sibolga dengan Rektor UMI Makassar
  • Rektor UMI Makassar Menerjunkan Tim Medis FK UMI untuk Perkuat Layanan Kesehatan di Lokasi Banjir dan Longsor
  • Wali Kota Sibolga menyampaikan apresiasi dan rasa haru atas kehadiran tim medis dari UMI yang datang lintas provinsi di tengah situasi sulit masyarakatnya

 

TRIBUN-MEDAN.COM - Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali menegaskan perannya sebagai kampus kemanusiaan yang hadir di saat bangsa membutuhkan.

Melalui Fakultas Kedokteran, UMI menurunkan Tim Bantuan Medis untuk memberikan dukungan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Kehadiran tim medis ini merupakan tindak lanjut langsung dari komunikasi darurat melalui video call antara Wali Kota Sibolga, Pimpinan Yayasan Wakaf UMI, dan Rektor UMI pada Minggu (7/12/2025), yang membahas kondisi pascabencana serta kebutuhan mendesak layanan kesehatan bagi warga.

Setibanya di Sibolga, Tim Bantuan Medis FK UMI diterima langsung oleh Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazri Penarik, di Rumah Jabatan Wali Kota.

Selanjutnya, tim segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Sibolga dan Dinas Kesehatan, sebelum bergabung dan terjun langsung ke posko-posko kesehatan yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Wali Kota Sibolga menyampaikan apresiasi dan rasa haru atas kehadiran tim medis dari UMI yang datang lintas provinsi di tengah situasi sulit masyarakatnya.

“Di tengah kondisi pascabencana yang masih berat bagi warga kami, kehadiran Tim Medis FK UMI bukan hanya membawa layanan kesehatan, tetapi juga membawa harapan dan penguatan moral bagi masyarakat Sibolga. Ini bukan sekadar bantuan, ini adalah wujud persaudaraan dan kepedulian sesama anak bangsa,” ujar Wali Kota Sibolga.

Ketua Tim Bantuan Medis FK UMI, dr. Berry, menjelaskan bahwa kehadiran timnya merupakan amanah kemanusiaan yang harus dijalankan dengan penuh empati dan tanggung jawab.

“Kami datang bukan sebagai tamu, tetapi sebagai saudara. Di medan bencana, yang dibutuhkan bukan hanya obat dan tindakan medis, tetapi juga kehadiran, empati, dan keyakinan bahwa masyarakat tidak sendirian. Kami siap bekerja bersama Pemerintah Kota Sibolga dan seluruh tenaga kesehatan setempat demi keselamatan dan kesehatan warga,” ungkap dr. Berry dengan suara bergetar.

Ia menegaskan bahwa Tim Medis FK UMI akan fokus pada pelayanan kesehatan dasar, penanganan luka, pemantauan kondisi pascabencana, serta dukungan kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Baca juga: VIDEO KONDISI Pilu Rumah di Sibolga Usai Banjir, Nyaris Tertimbun Lumpur

Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar melalui Fakultas Kedokteran menurunkan Tim Bantuan Medis untuk memberikan dukungan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kota Sibolga, Sumatera Utara.
Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar melalui Fakultas Kedokteran menurunkan Tim Bantuan Medis untuk memberikan dukungan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kota Sibolga, Sumatera Utara. (TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA)

Kolaborasi Pemko Sibolga dengan UMI

Kolaborasi antara Pemerintah Kota Sibolga dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini menjadi gambaran nyata bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah mampu menghadirkan respons kemanusiaan yang cepat, terukur, dan bermakna di tengah bencana.

Lebih dari sekadar bantuan medis, kehadiran Tim Medis Fakultas Kedokteran UMI di Sibolga merupakan simbol solidaritas dan kepedulian yang mendalam terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.

Tim ini tidak hanya membawa obat-obatan dan peralatan medis, tetapi juga membawa semangat kemanusiaan yang menguatkan mental dan harapan warga.

Dalam situasi pascabencana, kebutuhan akan layanan kesehatan menjadi sangat krusial. Banjir dan longsor yang melanda Sibolga telah menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari luka-luka akibat kecelakaan, risiko infeksi, hingga gangguan kesehatan mental yang sering terlupakan. Tim Medis FK UMI hadir untuk menjawab tantangan ini dengan pendekatan yang holistik dan penuh empati.

MISI KEMANUSIAAN: Tim Medis UMI Makassar mendirikan posko kesehatan pertama yang memberikan layanan langsung kepada warga terdampak bencana banjir dan longsor di Desa Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Sabtu (13/12/2025).
MISI KEMANUSIAAN: Tim Medis UMI Makassar mendirikan posko kesehatan pertama yang memberikan layanan langsung kepada warga terdampak bencana banjir dan longsor di Desa Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Sabtu (13/12/2025). (TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA)
Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved