Banjir dan Longsor di Tapteng
MENEMBUS Desa Bair, Perkampungan di Tapteng yang Rata dengan Tanah, 7 Orang Tewas
Akibat bencana ini ada 7 orang yang meninggal, 4 diantaranya belum ditemukan hingga hari ini, Selasa (9/12//2025).
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Desa Bair, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, satu diantara desa yang terkena bencana alam banjir dan longsor, pada Selasa (25/11/2025) lalu.
Akibat bencana ini ada 7 orang yang meninggal, 4 diantaranya belum ditemukan hingga hari ini, Selasa (9/12//2025).
Longsor di desa ini terjadi berulang kali selama dua hari berturut-turut.
Namun longsor paling besar terjadi pada Rabu (26/11/2025), datang bersamaan dengan hujan.
Akibat bencana itu, 20 rumah rata dengan tanah.
Baca juga: Wanita Baru Melahirkan Syok, Ibu Mertua Minta Bayinya Diberi Ke Ipar yang Tak Punya Anak
Baca juga: WARNING! 26 Wilayah di Sumatera Utara Berpotensi Dilanda Cuaca Buruk Selama 8 Hari, Waspadai Banjir
Baca juga: Sempat Menangis Melihat Rumahnya Sudah Rata Dengan Tanah, Asrin: Ngerilah, Semua Turun ke Desa
Akses jalan tertutup batu, kayu, dan lumpur.
Berawal dari sana, Tribun Medan mencoba menuju ke Desa Bair.
Jarak tempuh menggunakan kendaraan roda dua ada sekitar 1 jam perjalanan untuk sampai di sana.
Namun itu baru sampai di titik Desa Aloban Bair.
Sepanjang perjalanaan ke desa ini, mata disuguhi dengan pemandangan alam nan indah.
Mulai dari persawahan, warga lokal mulai menjemur ikan asin dan lain sebagainya.
Namun ketika menuju ke Desa Aloban dan Bair, area jalan cukup mencekam, jalan ada yang amblas, ada yang bebatuan ada empat titik longsor yang kami lewati.
Sementara untuk ke Desa Bair Tribun Medan harus menempuh perjalanan dengan jalan kaki selama satu jam.
Jalan di sana juga cukup nanjak dan terjal. Di sisi kiri area longsor di sisi kanan tebing-tebing tinggi.
Dan di area bawah terlihat aliran sungai bekas banjir beberapa waktu lalu.
| Tangis Penyintas Banjir Tirawan Pecah, Lemang Jadi Penawar Lara Lebaran dan Bangun Huntara Mandiri |
|
|---|
| Pembangunan Huntara Tak Kunjung Selesai, Korban Banjir di Tapteng Bangun Rumah Mandiri |
|
|---|
| Hutanabolon Kembali Banjir, Bupati: Tanggul yang Telah Dibangun Jebol, Warga Mengungsi Kembali |
|
|---|
| Dua Bulan Usai Banjir, Begini Kondisi Belajar Mengajar di MAN 1 Tapteng |
|
|---|
| Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Minta Mendagri Batalkan Pemangkasan Dana Transfer setelah Bencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kondisi-Desa-Bair-yang-sudah-rata-dengan-tanah-pasca.jpg)