Banjir dan Longsor di Sumut
Rumah Hancur Kena Banjir di Tapteng, Misriani Lubis Minum Air Hujan selama 10 Hari
Bencana alam banjir bandang yang dialami warga Kelurahan Lopian, Kecamatan Badirik Tapteng masih membekas di ingatan warga.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Bencana alam banjir bandang yang dialami warga Kelurahan Lopian, Kecamatan Badirik, Kabupaten Tapanuli Tengah masih membekas di ingatan warga.
Rumah-rumah masih tertimbun lumpur yang mengeras, ditambah kayu-kayu gelondongan terbawa air.
Pantauan di lokasi, kurang lebih sepanjang 1 Kilometer rumah-rumah warga rusak akibat dihantam kayu gelondongan terbawa air sungai yang meluap.
Kemudian, jalan-jalan bekas tertimbun lumpur masih berusaha disingkirkan agar bisa dilalui.
Lumpur setinggi 1 meter lebih di sepanjang jalan masih bertahan di sisi kanan dan kiri badan jalan usai disingkirkan dari tengah jalan lintas Kecamatan Pinangsori ke Kecamatan Badirik.
Salah warga yang terdampak adalah Misriani Lubis, yang tinggal bersama suaminya yang lumpuh dan anak lelakinya.
Rumahnya yang terbuat dari papan kayu hancur tak bisa ditempati lagi.
Hancurnya rumah Misriani akibat diterjang banjir bandang yang membawa kayu-kayu gelondongan.
Tempat tinggalnya hanya terlihat atapnya sana karena tertimbun lumpur, dan kayu gelondongan.
Begitu juga dengan tempat usaha keluarga tempatnya mencari nafkah yang berada di samping rumah, tertimbun lumpur.
Sambil mengenang, wanita yang mengenakan daster berwarna merah muda ini menceritakan betapa mengerikannya banjir bandang disertai kayu gelondongan menerjang pemukiman mereka pada Selasa 25 November lalu.
Tepatnya sekira pukul 08:30 WIB, hujan deras masih mengguyur kelurahan tersebut.
Misriani, suaminya yang lumpuh, serta anaknya yang baru pulang menempuh pendidikan di Kota Medan sedang berkumpul di dalam rumah makan.
Tiba-tiba, air berisi kayu gelondongan datang begitu cepat menghampiri mereka.
Misriani dan anak lelakinyanya pun panik gak karuan mencoba menyelamatkan diri.
| Derita Warga Garoga Puasa Sahur Makan Mi Instan |
|
|---|
| Kunjungi Tapteng, Titiek Soeharto dan Kapolri Bawa Bantuan 16 Truk: Semoga Bisa Bermanfaat |
|
|---|
| 33 Korban Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah Masih Belum Ditemukan, Begini Kata Basarnas |
|
|---|
| Kepastian Akan Ada Tersangka Banjir Bandang Garoga, Kejagung Terus Dalami Keterlibatan PT TBS |
|
|---|
| Dana Bansos dari Kemensos Tak Kunjung Cair, Warga Hutanabolon Tapteng Masih Tunggu Janji Pemerintah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Misriani-Lubis-warga-Kelurahan-Lopian-Kecamatan-Badirik-Kabupaten-Tapanuli-Tengah.jpg)