Banjir dan Longsor di Sumut
Gubernur Jawa Timur Sampaikan Belasungkawa dan Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Longsor
Setelah selesai upacara, Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution menerima informasi dari UPT Dinas Pendidikan di Tapanuli Selatan.
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan bantuan berupa bahan pokok untuk korban bencana longsor di Sumatera Utara (Sumut).
Kedatangan Khofifah disambut baik oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara, Surya di Aula Kwarda Sumatera Utara, di Jalan A. H Nasution, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Minggu (30/11/2025).
Wagub Sumut, Surya menjelaskan bahwa Sumatera Utara terdiri dari 33 Kabupaten/Kota.
Pada hari Senin tanggal 24 November 2025, Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara masih beraktivitas melaksanakan roda pemerintahan dan pembangunan.
Dimana saat itu, Gubernur Sumut, dengan seluruh Bupati, wali kota sedang melaksanakan rapat umum pemegang saham di Medan.
"Selesai RUPS, maka Bupati walikota masing-masing pulang ke daerahnya," kata wakil gubernur Sumatera Utara, Surya saat ditemui awak media, Minggu (30/11/2025).
Ia mengatakan, peristiwa ini terjadi pada hari Selasa pagi.
Pada saat semuanya sedang melaksanakan upacara Hari Guru, termasuk di Kantor Gubernur Sumut.
Setelah selesai upacara, Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution menerima informasi dari UPT Dinas Pendidikan di Tapanuli Selatan.
"Ditunjukkan foto. Pak, ada banjir di Tapanuli Selatan. Kita tengok ada sekolah yang tergerus. Kami beranggapan bahwa itu banjir biasa saja. Berjalannya waktu, Pak Gubernur sudah memerintahkan BPBD Sumut dengan dinas sosial untuk membawa perbekalan ke Tapanuli Tengah, Sibolga," ucapnya
Lanjutnya, saat perjalanan ke Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, dari Medan melintasi Danau Toba perjalanannya lebih kurang 12 jam itu dalam keadaan normal.
Tapi waktu itu, dari BPBD Sumatera Utara dan dari Dinas Sosial sampai ke Tarutung di Tapanuli Utara sudah putus pada Selasa (25/11/2025).
Kemudian pada Rabu (26/11/2025), Gubernur Sumut sudah membuat perencanaan untuk langsung ke lokasi, namun kondisi cuaca ekstrem dan tidak bisa ditempuh dengan jalan darat, hingga akhirnya Gubsu Bobby Nasution mengurungkan niatnya.
Kemudian berlanjut terus, ternyata Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu rupanya sudah terjebak di jalan.
Menurutnya yang paling miris ialah Walikota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik.
| Derita Warga Garoga Puasa Sahur Makan Mi Instan |
|
|---|
| Kunjungi Tapteng, Titiek Soeharto dan Kapolri Bawa Bantuan 16 Truk: Semoga Bisa Bermanfaat |
|
|---|
| 33 Korban Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah Masih Belum Ditemukan, Begini Kata Basarnas |
|
|---|
| Kepastian Akan Ada Tersangka Banjir Bandang Garoga, Kejagung Terus Dalami Keterlibatan PT TBS |
|
|---|
| Dana Bansos dari Kemensos Tak Kunjung Cair, Warga Hutanabolon Tapteng Masih Tunggu Janji Pemerintah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gubernur-Jawa-Timur-Khofifah-Indar-Parawansa-kiri-didampingi-Wakil.jpg)