Banjir dan Longsor di Sumut

Cuaca Ekstrem, Jalur Karo-Medan Tertutup Pohon Tumbang Sejak Pagi

Kemacetan ini dikarenakan adanya pohon tumbang yang terjadi di kawasan Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

|
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
Tribunnews.com/TRIBUN MEDAN/dok Ilham Pratama
CUACA EKSTREM - Kondisi batang pohon dengan berukuran cukup besar melintang di akses utama jalur dari Kota Medan ke Kabupaten Karo, Kamis (27/11/2025). Pohon tumbang yang terjadi di kawasan Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang ini diduga akibat tingginya curah hujan sejak beberapa hari terakhir. 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO- Jalur utama dari Kota Medan menuju ke Kabupaten Karo dikabarkan mengalami kemacetan, Kamis (27/11/2025).

Informasi yang didapat, kemacetan ini dikarenakan adanya pohon tumbang yang terjadi di kawasan Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. 

Kabar ini, diketahui sudah beredar di sejumlah media sosial.

Dari rekaman video para pengendara, diketahui titik terjadinya tumbangan pohon berukuran yang cukup besar ini tepat di tikungan sebelum RM Cindelaras Sibolangit. 

Berdasarkan keterangan salah satu pengendara Ilham Pratama, menjelaskan dirinya sudah terjebak di titik tersebut sejak sejak pukul 08.30 WIB pagi tadi.

Dirinya menjelaskan, awalnya ia datang dari wilayah Kota Medan dan bertujuan ke Berastagi. 

"Tadi naik dari Medan mau ke Berastagi, pas sampai di atas Tirtanadi sebelum Cindelaras sudah tumbang pohonnya. pas di depanku kali pohon tumbangnya," ujar Ilham. 

Diungkapkan Ilham, sejauh ini akibat terjadinya pohon tumbang ini arus lalu lintas dari kedua lajur mengalami kemacetan.

Pasalnya, seperti rekaman yang diambilnya pohon tersebut tampak melintang menutupi jalan dimana terlihat akar pohonnya berada di lajur Berastagi menuju Medan. 

"Macet dari tadi sampai sekarang bang," ucapnya. 

Sejauh ini, dirinya menjelaskan hanya mobil dengan ukuran kecil yang bisa melintasi bagian bawah pohon yang tumbang.

Sedangkan mobil berukuran sedang mulai dari jenis mobil box hingga truk, terpaksa harus menunggu pohon yang melintang dievakuasi. 

"Kalau pribadi bisa bang, tapi kaya saya bawa mobil pikap ada jerjaknya enggak bisa. Sampai sekarang pohonnya belum dipinggirkan," katanya. 

Sejauh ini, dirinya mengungkapkan selain kemacetan akibat pohon tumbang itu kondisi juga diperparah dengan hujan yang masih deras mengguyur wilayah tersebut.

Diketahui, titik lokasi kemacetan di wilayah tersebut merupakan kawasan zona rawan longsor. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved