Berita Nasional
Ucapan Prabowo Sebut Gaji ASN dan Guru Kecil Karena Kekayaan Negara Bocor ke Luar Negeri
Prabowo meminta agar masyarakat tidak kagum dengan negara yang kaya karena merampas kekayaan bangsa lain.
Prabowo menyebut gaji guru, aparatur sipil negara (ASN), hingga aparat penegak hukum (APH) kecil karena kekayaan negara bocor ke luar negeri
Prabowo mengatakan berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terdapat ekspor Indonesia selalu lebih tinggi dari impor.
“Ekspor kita selalu lebih daripada impor kita. Kalau ilmu dagang berarti yang kita jual adalah lebih banyak dari yang kita beli,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, seharusnya Indonesia tidak mengalami krisis ekonomi. Sebab, neraca ekspor impor tidak pernah mencatat kerugian.
PBB mencatat, total keuntungan ekspor impor sejak 2004 hingga 2025 mencapai 436 miliar dollar Amerika Serikat atau setara Rp 7,7 kuadriliun dengan asumsi kurs Rp 17.707,65 per dollar AS.
Namun, PBB juga mencatat net outflow sebesar 343 miliar dollar AS atau Rp 6 kuadriliun.
Artinya, selama 22 tahun kekayaan hasil ekspor impor di Indonesia hanya 93 miliar dollar AS.
“Ini yang sebabnya gaji-gaji guru kecil. Gaji-gaji aparat penegak hukum kecil, gaji-gaji ASN kecil. Ini yang selalu anggaran tidak cukup, anggaran tidak kuat, dan sebagainya,” tutur Prabowo.
Menurut Prabowo, fenomena ini merupakan outflow of national wealth atau kebocoran kekayaan negara ke luar negeri.
Jangan kagumi bangsa yang rampas kekayaan negara lain
Sementara itu, Prabowo meminta agar masyarakat tidak kagum dengan negara yang kaya karena merampas kekayaan bangsa lain.
"Hendaknya janganlah kita terlalu kagum kepada bangsa-bangsa yang kayanya dari merampas kekayaan bangsa-bangsa lain," kata Prabowo.
Kepala Negara mengajak agar masyarakat Indonesia tidak rendah diri dan mengagumi bangsa lain.
"Janganlah kita rendah diri, janganlah kita selalu mengagumi apa yang mereka ajarkan kepada kita. Padahal mereka sendiri tidak menjalankan apa yang mereka ajarkan kepada kita," ucap dia.
Prabowo tidak mengajak untuk membenci bangsa-bangsa lain. Namun, ia mengajak agar semua pihak belajar tapi belajar dari sejarah.
"Ada suatu adagium bahwa mereka yang tidak belajar sejarah akan dihukum oleh sejarah, akan mengulangi sejarah kelam yang sama yang dialami oleh nenek moyang mereka. Ini adagium yang terjadi di banyak negara," jelasnya.
| Disuruh Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai, Reaksi Purbaya: Saya akan Cek Dulu Kinerjanya |
|
|---|
| KPK Soroti Sistem Banper, Aliran APBN untuk MBG Melonjak Rentan Korupsi, Desak Penerbitan Perpres |
|
|---|
| Fakta Ferdy Sambo Lulus S2 Teologi Berkat Beasiswa STGGI, Begini Penjelasan dari Menteri Hukum |
|
|---|
| Baru Terungkap Skenario AS-Israel Siapkan Ahmadinejad Gantikan Ali Khamenei usai Serang Iran |
|
|---|
| 'Orang Desa Gak Pakai Dolar' Jadi Bahan Olokan, Mahfud MD: Gimana Cara Kasih Tahu Prabowo? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pidato-Prabowo-di-DPR-RI-bikin-IHSG-anjlok.jpg)