Nilai Tukar Rupiah
Minta Gubernur BI Perry Mengundurkan Diri, Anggota DPR Primus: Ini Gentleman, Bukan Penghinaan
Nilai tukar rupiah makin loyo pada penutupan perdagangan Senin (18/5/2026) sore, di level Rp 17.668 per dolar AS.
"Ini kan global mempertanyakan kualitas Bank Indonesia, bank sentral kita ini," ucapnya.
Sebab, kata Primus, pelemahan nilai tukar rupiah tidak hanya terjadi terhadap dolar AS, melainkan juga terhadap seluruh mata uang asing yang ada di dunia. Bahkan, terhadap dolar Singapura dan ringgit Malaysia juga.
"Faktanya dan ironisnya Pak, ini terhadap semua mata uang. Kita melemah terhadap Singapura, terhadap Australia, terhadap Ringgit, terhadap Real, apalagi Hong Kong Dolar, Euro."
"Saya masih ingat Pak, Euro tahun waktu awal-awal tahun 2006 itu 7.000 per Euro, sekarang hampir 19.000, hampir 20.000," ucapnya.
Atas hal ini, Primus lantas memberikan dorongan kepada Perry agar mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI.
Menurutnya, tidak akan ada rasa hina apabila keputusan itu diambil saat ini.
"Pak Perry, kadang-kadang kalau kita mengambil tindakan gentleman itu bukan penghinaan Pak. Saya berikan contoh, mungkin saatnya sekarang Bapak mengundurkan diri," ucap Primus dengan lugas.
"Tapi itu bukan sikap penghinaan Pak. Anda akan lebih dihormati seperti di Korea ataupun di Jepang kalau Anda tidak bisa melakukan tugas Anda dengan baik, seperti itu. Tidak ada salahnya," tegas Primus.
Sementara itu, Perry berdalih nilai rupiah lemah karena situasi perang di Timur Tengah terutama pertempuran Iran vs AS-Israel yang masih panas. (*/tribunmedan.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Rupiah Makin Melemah Senin 18 Mei 2026 Sentuh Rp17.650, Pengrajin Tahu Tempe Mulai Kelabakan |
|
|---|
| Kala Rupiah Catat Sejarah Baru Rp 17.614 per Dollar AS, Purbaya: Jangan Panik, Fondasi Ekonomi Bagus |
|
|---|
| Sejumlah Komoditas Terancam Naik Harga Imbas Rupiah yang Makin Loyo, Rekor Rp 17.600 per Dollar AS |
|
|---|
| Sejarah Baru Pelemahan Rupiah 15 Mei 2026, Tembus Rp 17.600 per Dollar AS |
|
|---|
| REKOR Rupiah Anjlok Rp17.529 per Dollar AS, Respons BI: Kami Berkomitmen Terus Hadir di Pasar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gubernur-BI-raker-di-DPR.jpg)