Berita Viral
PROFIL Ahmad Bahar yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya Hingga Anaknya Dibawa, Penulis Buku Lulusan UGM
Ia dikenal sudah memiliki ratusan karya tulisnya. Salah satu karya bukunya berjudul Gibran The Next President
"Disuruh dianterin ke Polres Depok. Jadi mereka yang suruh nganterin, jadi kita kan udah menang di situ. LBH Muhammadiyah sudah siap juga dampingin. Sekitar pukul 02.00 WIB lah baru sampai itu," ucapnya.
Sang anak akhirnya pulang dengan selamat. Kedua belah pihak membuat kesepakatan damai di atas kertas.
"Yang jelas sudah selesai ada hitam di atas putih lah bermaterai. Mungkin itu kesepakatan-kesepakatan yang diambil, tapi yang tahu detail isinya suami saya, dia lagi enggak ada juga. Yang penting anak saya sih udah aman kan udah di rumah," ujar dia.
Meski putrinya sudah kembali, Yenni menyayangkan aksi penggerudukan paksa tersebut. Ia menilai persoalan seperti ini seharusnya bisa diselesaikan lewat jalur hukum yang berlaku, bukan lewat intimidasi.
"Artinya kan kalau kita negara hukum ya udah laporin aja Pak Ahmad gitu kalau dia merasa si Hercules-nya tersinggung apa difitnah. Kan kita negara hukum lah, kenapa masih pakai aksi-aksi premanisme gitu. Bukan menggerebek model-model preman, itu kan udah nggak bisa dibenarkan di negara kita," tutur Yenni.
Ia pun berharap dengan adanya perjanjian damai yang sudah dibuat, masalah sudah selesai dan tidak terus-menerus diperpanjang.
Klarifikasi GRIB Jaya
GRIB Jaya membantah telah mengepung rumah penulis buku Ahmad Bahar di Cimanggis, Depok, Minggu (17/5/2026).
Kabid Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcel Gual, kedatangan mereka untuk meminta klarifikasi konten video yang menyinggung Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules.
"Narasi yang menyebutkan adanya "pengepungan massa" dinilai sangat berlebihan dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan," ujar Marcel dalam keterangan tertulis, Senin (18/5/2026).
Marcel mengatakan kedatangan anggota GRIB Jaya juga mengingatkan Ahmad Bahar bahwa ruang publik harus diisi dengan fakta, bukan fitnah atau provokasi.
Untuk menjaga kondusivitas di lingkungan sekitar dan menghindari hal-hal anarkis, anggota GRIB meminta Ahmad Bahar langsung datang ke Kantor DPP GRIB Jaya guna mengklarifikasi pernyataannya yang menyinggung Hercules.
"Sayangnya, Ahmad Bahar dinilai tidak satria dan mencoba lepas dari tanggung jawab. Alih-alih hadir secara jantan, ia justru melarikan diri, mematikan telepon genggamnya, dan hanya mengutus putrinya untuk datang ke kantor DPP," kata Marcel.
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PENYEBAB-Rumah-Ahmad-Bahar-Digeruduk-Massa-GRIB-Jaya-Sang-Istri-Pilu-Putrinya-Dibawa-Jadi-Sandera.jpg)