Berita Viral

Sosok Pratu Ferischal Anggota TNI Tewas Ditembak Rekannya Karena Senggolan saat Joget

Sejak kecil, Ferischal bercita-cita menjadi anggota TNI dan berhasil mewujudkan mimpinya setelah bergabung dengan Kesdam II/Sriwijaya

Tayang:
TRIBUN MEDAN/Tribunsumsel.com/Rachmad Kurniawan
KELUARGA -- Paman Pratu Ferischal, Jasmadi Pasmeindra menunjukkan foto semasa hidup almarhum dan menceritakan sosok almarhum di mata keluarga, Minggu (17/5/2026). Minta Kasus penembakan Pratu Ferischal oleh Sertu MRR diusut tuntas. 

TRIBUN-MEDAN.com - Keluarga Pratu Ferischal masih berduka atas kematian keponakan mereka yang meninggal dunia akibat ditembak sesama prajurit di Kafe Panhead, Palembang, Sabtu (16/5/2026). 

Sejak kecil, Ferischal bercita-cita menjadi anggota TNI dan berhasil mewujudkan mimpinya setelah bergabung dengan Kesdam II/Sriwijaya pada 2020.

Paman almarhum, Jasmadi Pasmeindra, mengenang Ferischal sebagai sosok yang periang dan penuh loyalitas, baik terhadap keluarga maupun teman-temannya.

"Kurang lebih enam tahun, alhamdulillah sudah tamat sekolah tes langsung lulus jadi TNI. Bulan Januari 2026 ini almarhum baru pulang dari Papua, tugas di sana selama satu tahun," ungkap Jasmadi. 

Jenazah Pratu Ferischal kemudian dimakamkan secara militer di TPU Sematang Borang, Sabtu malam. 

Jasmadi menyampaikan apresiasi kepada Kodam II/Sriwijaya atas perhatian yang diberikan selama proses pemakaman.

Peristiwa tragis terjadi di Kafe Panhead sekitar pukul 02.40 WIB, saat Ferischal dan seorang rekannya, Sertu MRR, diduga berselisih paham setelah senggolan saat berjoget.

KELUARGA -- Paman Pratu Ferischal, Jasmadi Pasmeindra menunjukkan foto semasa hidup almarhum dan menceritakan sosok almarhum di mata keluarga, Minggu (17/5/2026). Minta Kasus penembakan Pratu Ferischal oleh Sertu MRR diusut tuntas.
KELUARGA -- Paman Pratu Ferischal, Jasmadi Pasmeindra menunjukkan foto semasa hidup almarhum dan menceritakan sosok almarhum di mata keluarga, Minggu (17/5/2026). Minta Kasus penembakan Pratu Ferischal oleh Sertu MRR diusut tuntas. (TRIBUN MEDAN/Tribunsumsel.com/Rachmad Kurniawan)

Informasi dari kepolisian menyebutkan bahwa Sertu MRR kemudian mengeluarkan senjata api dan menembak Ferischal satu kali di perut sebelah kanan. 

Korban sempat dilarikan ke RS Permata, namun nyawanya tidak tertolong.

"Sesampai di TKP, kita langsung melakukan olah TKP, mengambil keterangan saksi-saksi di lokasi, dan mengevakuasi korban ke RS Permata. Setelah mendapatkan perawatan, korban meninggal dunia," kata Kapolsek IB I Palembang, Kompol Fauzi Saleh.

Dari pemeriksaan luar tubuh korban ditemukan satu lubang tembakan di perut sebelah kanan.

Keluarga menuntut kejelasan proses hukum dan transparansi terkait kasus tersebut. 

"Keluarga meminta diusut tuntas. Jadi tersangka dan barang bukti yang diamankan ini mohon dipertegas, jenis senjatanya apa dan tersangka ini apa satuannya, dari mana. Supaya keluarga bisa mendapat suatu keadilan yang ditegakkan. Kami berharap penuh," ujar Jasmadi.

Pihak keluarga berharap Kodam II/Sriwijaya dan Denpom II/4 Palembang menjalankan investigasi secara menyeluruh agar kasus ini bisa terang benderang dan keadilan bagi almarhum Ferischal dapat ditegakkan.

Nasib Sertu MRR

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved