Berita Viral

Respons PDIP, Jokowi Bersama Relawan Akan Keliling Indonesia Berefek di Pemilu 2029

Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) berencana akan berkeliling Indonesia.

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
Dok. Sekretariat Presiden
JOKOWI - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) berencana berkeliling Indonesia. Foto Dok: Momen Jokowi saat masih presiden membeli buah-buahan di Pasar Buah Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Sabtu (13/4/2024). 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) berencana berkeliling Indonesia.

Rencana Jokowi tersebut jadi sorotan.

Jokowi dinilai siap kembali ke panggung politik Tanah Air.

Bukan Silaturahmi Biasa

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro, menilai langkah mantan Wali Kota Solo tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi biasa.

"Beliau mengirimkan pesan bahwa siap kembali ke panggung depan politik Tanah Air sekaligus memanaskan mesin politik relawannya secara bertahap," kata Agung kepada Tribunnews.com, Minggu (17/5/2026).

Agung menjelaskan, keputusan Jokowi untuk kembali "turun gunung" menyapa masyarakat sangat beralasan jika melihat dinamika politik belakangan ini.

Pasalnya, pasca-lengser dari kursi kepresidenan, Jokowi kerap menjadi sasaran tembak kelompok yang berlawanan dengannya.

"Apalagi selama ini serangan demi serangan yang diluncurkan lawan-lawan politik beliau cukup masif," ujarnya. 

Menurut Agung, interaksi langsung dengan masyarakat di berbagai daerah adalah cara paling efektif bagi Jokowi untuk mempertahankan modal sosialnya.

"Sehingga perlu direspons dengan langkah-langkah terukur dan harapannya mampu menarik simpati publik sehingga Jokowi Effect tetap berefek di Pemilu 2029," ungkapnya. 

Respons PDIP

Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Mohamad Guntur Romli menanggapi rencana Jokow yang akan berkeliling Indonesia merupakan sebuah pesan terselubung sekaligus ancaman bagi Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Guntur, ada sejumlah analisis di balik manuver politik yang akan dilakukan oleh mantan Wali Kota Solo tersebut.

"Pertama, ini pesan halus sekaligus ancaman bagi Prabowo. Jokowi ingin menyatakan: 'Saya masih diperhitungkan'," kata Guntur Romli kepada Tribunnews.com, Minggu (17/5/2026).

Guntur menyebut, dukungan massa yang digalang Jokowi ke daerah-daerah bisa menjadi tameng jika sewaktu-waktu Pemerintahan Prabowo terganggu.

Bahkan, ia menyinggung posisi putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, sebagai Wakil Presiden.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved