Berita Viral

DISENGGOL HRS Lagi 'Jenderal Baliho', Dudung Ingatkan Jangan Terus Bikin Provokasi: Kita Sudah Tua

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menyindir Habib Rizieq Shihab yang mengeluarkan pernyataan provokasi

Tayang:
Kompas.com
DUDUNG DILANTIK - Eks KSAD Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman saat ditemui di Istana, Jakarta, Senin (27/4/2026). Dudung dilantik jadi Kepala Staf Presiden (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA) 

Dilansir dari Tribun Video, Dudung menyinggung narasi yang dilontarkan HRS soal jenderal baliho di balik statement Presiden Prabowo Subianto.

Secara tegas, Dudung menegaskan bahwa ia tak punya persoalan pribadi dengan Habib Rizieq Shihab.

Ditemui awak media di Kantor KSP, Dudung merespons kritik HRS atas statement Prabowo ke para pengkritiknya, untuk lari ke Yaman.

Dudung mengingatkan peran ulama yang seharusnya membawa keteduhan bagi umat.

 Bukan justru merendahkan pihak lain.

"Tapi artinya bahwa menurut saya bahwa Pak Rizieq, ya, sudah tualah, sudah sama-sama tua. Ya marilah kita bangun bangsa ini dengan keteduhan, dengan tidak memprovokasi," ujar Dudung saat ditemui awak media di Kantor KSP, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Dudung menyebut, gaya penyampaikan HRS dalam menyampaikan pesan tidak pernah berubah sejak lama.

Ia pun menyinggung bahwa ulama harusnya tidak melontarkan hal-hal yang tidak baik.

"Kalau dikatakan sebagai ulama, ulama itu yang selalu meneduhkan, ya. Berpikir jernih, matanya tidak pernah merendahkan orang lain, mulutnya tidak menjelekkan orang lain, hatinya juga dia tidak berprasangka buruk kepada orang lain, dan tangannya juga tidak dikotori dengan hal-hal yang tidak baik," tuturnya.

Dudung yang juga mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini berpesan agar semua pihak dapat menjaga lisan dan hati demi persatuan nasional.

Ia meminta seluruh elemen bangsa bersatu di tengah situasi global yang sedang sulit.

"Makanya jaga mata, jaga hati, dan jaga mulut. Ya inilah maksud saya, kita sama-sama anak bangsa yang situasi ini juga tidak baik masalah ekonomi, masalah politik, masalah hukum," tambah Dudung.

Dudung juga mengimbau agar masyarakat tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah bangsa.

Ia meyakini rakyat Indonesia sudah cukup dewasa dalam menangkal hoaks.

Diketahui, Habib Rizieq Shihab sebelumnya menyoroti pernyataan Presiden Prabowo yang meminta pengkritiknya kabur ke Yaman.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved